Semua Berita & Artikel
Kumpulan informasi, berita terkini, dan artikel kesehatan Bapelkes Cikarang
BERITA
Verifikasi Lapangan Akreditasi Kearsipan di Bapelkes Cikarang
Cikarang — Bapelkes Cikarang saat ini tengah menjalani proses akreditasi sebagai Lembaga Penyelenggara Pelatihan Kearsipan (LP2K) oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Proses akreditasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, khususnya dalam memastikan bahwa penyelenggaraan pelatihan kearsipan dilaksanakan sesuai standar, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia khususnya sumber daya manusia kearsipan. Pada tanggal 9 September 2026, telah dilakukan verifikasi lapangan oleh Tim Assesor ANRI. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari proses akreditasi yang diawali dengan proses penilaian mandiri. Tim asesor ANRI hadir untuk melakukan verifikasi dokumen, dan klarifikasi atas portofolio yang telah disusun oleh tim akreditasi Bapelkes Cikarang. Dalam proses verifikasi ini, Tim assesor ANRI tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen administratif, tetapi juga menilai kesiapan lembaga dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi, serta memberikan rekomendasi agar Bapelkes Cikarang siap menyelenggarakan pelatihan kearsipan secara berkelanjutan. Setiap rekomendasi yang diberikan menjadi masukan berharga untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan sehingga dapat memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan sesuai ketentuan Keputusan Kepala ANRI Nomor 265 Tahun 2025 tentang Instrumen Akreditasi Kearsipan LP2K. Melalui proses akreditasi ini, Bapelkes Cikarang diharapkan mampu semakin memperluas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas pengelolaan arsip dilingkungan Kemenkes melalui penguatan SDM kearsipan Kemenkes yang unggul dan berdaya saing
BERITA
Bapelkes Cikarang Dorong Peningkatan Kompetensi Tenaga Kesehatan Lingkungan melalui MOOC Pengawasan Pasar Sehat
Cikarang, 7 September 2026 — Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kesehatan lingkungan melalui penyelenggaraan Massive Open Online Course (MOOC) Pengawasan Penyelenggaraan Pasar Sehat bagi Tenaga Kesehatan Lingkungan. Pelatihan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Plataran Sehat ini menjadi salah satu upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung penyelenggaraan pasar yang bersih, aman, nyaman, dan sehat. Pasar tradisional memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Namun, kondisi kesehatan lingkungan di sejumlah pasar masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain pengelolaan sampah, sanitasi, serta keamanan dan kualitas pangan. Sebagai salah satu upaya menjawab tantangan tersebut, Kementerian Kesehatan telah menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 17 Tahun 2020 tentang Pasar Sehat. Kebijakan tersebut menjadi salah satu landasan dalam mewujudkan lingkungan pasar yang memenuhi aspek kesehatan dan memberikan perlindungan bagi masyarakat. MOOC Pengawasan Penyelenggaraan Pasar Sehat bagi Tenaga Kesehatan Lingkungan diselenggarakan mulai 24 Agustus hingga 24 Oktober 2026, dengan target sebanyak 1.000 peserta yang berasal dari tenaga kesehatan lingkungan yang melaksanakan pengelolaan kesehatan lingkungan. 452 Peserta Telah Dinyatakan Lulus Memasuki pertengahan periode penyelenggaraan, pelatihan menunjukkan perkembangan yang positif. Berdasarkan data pemantauan per 7 September 2026, sebanyak 452 peserta telah dinyatakan lulus, sementara 94 peserta sedang aktif mengikuti pembelajaran. Selain itu, terdapat 484 peserta terdaftar yang belum memulai pembelajaran. Capaian tersebut menunjukkan antusiasme dan komitmen tenaga kesehatan lingkungan dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan pengawasan pasar sehat di wilayah kerja masing-masing. Dengan beban pembelajaran sebesar 9 Jam Pelajaran (JPL), peserta mendapatkan materi yang mencakup sejumlah kompetensi penting, antara lain kebijakan kesehatan lingkungan di pasar, Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat, 5 Kunci Pasar Sehat, serta tahapan inspeksi pangan halal dan aman. Pelaksanaan MOOC menggunakan metode pembelajaran mandiri. Peserta dapat mengakses materi melalui platform Plataran Sehat pada Learning Management System (LMS) Kementerian Kesehatan. Setelah mempelajari materi, peserta diwajibkan mengikuti evaluasi dengan nilai kelulusan minimal 80. Peserta yang belum mencapai nilai kelulusan diberikan kesempatan untuk melakukan remedial secara mandiri tanpa batas, sehingga memiliki kesempatan untuk kembali mempelajari materi dan memastikan penguasaan kompetensi sebelum menyelesaikan pelatihan. Bapelkes Cikarang Ajak Peserta Segera Menuntaskan Pembelajaran Bapelkes Cikarang mengajak tenaga kesehatan lingkungan yang telah terdaftar namun belum memulai pembelajaran untuk segera mengakses akun masing-masing dan menyelesaikan seluruh rangkaian MOOC sebelum batas akhir penyelenggaraan pada 24 Oktober 2026. Penyelesaian pelatihan tidak hanya menjadi bagian dari peningkatan kompetensi individu, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga kesehatan lingkungan dalam melaksanakan pengawasan dan pengelolaan kesehatan lingkungan di pasar. Melalui peningkatan kompetensi tersebut, Bapelkes Cikarang berharap semakin banyak tenaga kesehatan lingkungan yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan pasar yang sehat, aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Salam Sehat!
BERITA
Bapelkes Cikarang Tutup Pelatihan Pengelolaan Arsip Elektronik Angkatan 4 Tahun 2026
Bapelkes Cikarang, 18 Agustus 2026 — Bapelkes Cikarang secara resmi menutup Pelatihan Pengelolaan Arsip Elektronik (PAE) Angkatan 4 Tahun 2026 yang diselenggarakan secara full online pada 10–18 Agustus 2026. Selama enam hari pembelajaran, peserta mendapatkan pembekalan melalui 10 mata pelatihan, mulai dari kebijakan kearsipan nasional, penggunaan Aplikasi SRIKANDI, layanan SIKN dan JIKN, hingga pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Materi tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan yang dapat diterapkan di unit kerja masing-masing. Dalam arahannya, Kepala Bapelkes Cikarang menegaskan bahwa transformasi digital pemerintahan menuntut perubahan dalam tata kelola arsip. Arsip elektronik perlu dikelola secara sistematis, autentik, utuh, aman, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengelolaan arsip yang baik menjadi salah satu fondasi tata kelola pemerintahan yang baik karena mendukung pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas, menjadi bukti hukum, serta menjaga memori kelembagaan. Keberhasilan pelatihan tidak berhenti pada nilai maupun sertifikat, tetapi diukur dari kemampuan peserta mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di tempat kerja. Peserta diharapkan dapat menjadi penggerak pengelolaan arsip elektronik, menjadi rujukan bagi rekan kerja, serta mendorong pemanfaatan Aplikasi SRIKANDI dan sistem kearsipan elektronik secara optimal. Pada kesempatan tersebut, Bapelkes Cikarang juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber, fasilitator, panitia, dan seluruh peserta atas kontribusi, komitmen, serta partisipasi aktif selama pelatihan. Para peserta diharapkan terus menjaga semangat belajar, membangun kolaborasi, dan memperkuat budaya tertib arsip untuk mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, adaptif, dan akuntabel melalui pengelolaan arsip elektronik serta implementasi SPBE. Pelatihan Pengelolaan Arsip Elektronik (PAE) Angkatan 4 Tahun 2026 kemudian secara resmi dinyatakan ditutup pada 18 Agustus 2026.
BERITA
Bapelkes Cikarang Sukses Selenggarakan Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim bagi Dokter Puskesmas
Cikarang, 16 Agustus 2026 — Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang sukses menyelenggarakan Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim bagi Dokter Puskesmas pada 3–16 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua minggu ini dilaksanakan dengan metode blended learning dan mengacu pada kurikulum terstandarisasi Siakpel Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kompetensi dokter puskesmas dalam melaksanakan deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim sebagai bagian dari upaya penguatan pelayanan kesehatan di tingkat primer. Selama pelatihan, peserta memperoleh berbagai materi yang terdiri atas materi dasar, inti, dan penunjang yang relevan dengan kebutuhan pelayanan di lapangan. Materi pembelajaran mencakup kebijakan program deteksi dini kanker, teknik pemeriksaan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri), SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis), pemeriksaan USG payudara, serta pemeriksaan IVA dan DoIVA untuk deteksi dini kanker leher rahim. Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai etika pemeriksaan, pencegahan dan pengendalian infeksi, promosi kesehatan, serta konseling bagi pasien. Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian pelatihan. Peserta menilai materi yang diberikan memiliki relevansi yang tinggi dengan pelaksanaan tugas dan pelayanan di puskesmas. Dalam evaluasi kegiatan, peserta juga memberikan sejumlah masukan, salah satunya terkait pembagian waktu pembelajaran agar pembahasan mengenai kanker payudara dan kanker leher rahim dapat diberikan secara lebih seimbang. Pada acara penutupan, penyelenggara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, fasilitator, serta panitia yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pelatihan. Kolaborasi antara Bapelkes Cikarang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang diharapkan dapat terus diperkuat dalam mendukung peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Melalui pelatihan ini, para dokter puskesmas diharapkan mampu menerapkan kompetensi yang diperoleh dalam memberikan pelayanan deteksi dini kanker payudara dan leher rahim secara tepat dan berkualitas. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat pelayanan primer menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kanker di masyarakat. Bapelkes Cikarang berkomitmen untuk terus menghadirkan pelatihan yang berkualitas, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat.
BERITA
Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 7 Tahun 2026 Bapelkes Cikarang
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN 7 TAHUN 2026 RESMI DITUTUP Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III Angkatan 7 Tahun 2026 pada tanggal 7 Mei 2026. Kegiatan penutupan dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh Kepala Bapelkes Cikarang Agus Purwono Kartiko, S.Sos, Penjamin Mutu Pelatihan Silva Sani Darusman, SKM, para widyaiswara, coach, mentor, panitia serta seluruh peserta pelatihan. Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 7 Tahun 2026 diselenggarakan menggunakan metode blended learning dengan total pembelajaran sebanyak 647 JPL. Kegiatan ini diikuti oleh CPNS di lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pada awal penyelenggaraan, jumlah peserta tercatat sebanyak 60 orang. Dalam proses pelaksanaan, sebanyak 59 peserta dinyatakan lulus dan 1 peserta mengundurkan diri dari status CPNS. Jumlah peserta akhir tercatat sebanyak 59 orang yang terdiri dari 7 peserta laki-laki dan 52 peserta perempuan. Peserta berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, dengan jumlah peserta terbanyak berasal dari RSUP Fatmawati Jakarta dan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta yang masing-masing mengirimkan 12 peserta, disusul RSUP Dr. Kariadi Semarang sebanyak 8 peserta. Berdasarkan profesi, peserta didominasi oleh jabatan Perawat Ahli Pertama sebanyak 44 orang. Selain itu terdapat pula peserta dengan jabatan Pranata Komputer Ahli Pertama, Analis Kebijakan Ahli Pertama, Radiografer Ahli Pertama, Pustakawan Ahli Pertama, hingga Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama. Fasilitator dan narasumber dalam kegiatan ini berasal dari pejabat struktural Unit Pusat Kementerian Kesehatan RI serta widyaiswara dan staf kompeten Bapelkes Cikarang. Hasil evaluasi fasilitator dan narasumber menunjukkan nilai rata-rata sebesar 94,39 dengan nilai tertinggi 96,56 pada materi Agenda 4 yang disampaikan oleh Nani Mursidah, S.SiT, M.Kes. Pada evaluasi coach, nilai tertinggi diperoleh oleh Pungki Nahyu Widyawati, M.Psi, Psi dan dr. Arum Wiratri, MPH dengan rata-rata nilai 99. Sementara pada evaluasi penguji, nilai tertinggi diperoleh Ahmad Wajedi, S.Pd., M.Kes dan Aulia Fitriani, ST, MKM dengan rata-rata nilai 99. Evaluasi penyelenggara memperoleh nilai rata-rata sebesar 96,33 dengan nilai tertinggi pada indikator “Proses Pembelajaran: Informasi pelaksanaan Pelatihan” sebesar 96,91. Peserta juga memberikan berbagai apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan yang dinilai informatif, responsif, disiplin waktu, dan berjalan sesuai jadwal. Berdasarkan hasil evaluasi peserta dari lima aspek utama penilaian, sebanyak 58 peserta dinyatakan lulus dan 1 peserta dinyatakan tunda lulus sampai melengkapi seluruh kegiatan aktualisasi. Adapun tiga peserta terbaik pada Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 7 Tahun 2026 yaitu: Hanisa Windriana, S.I.Kom – Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang – Nilai 92,88 Ns. Eva Prasetya Maulina, S.Kep – RSUP Fatmawati Jakarta – Nilai 92,40 Ns. Firza Noviatun Nisa, S.Tr.Kep – RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo – Nilai 92,02 Kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan dinyatakan lulus akan diberikan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) yang diterbitkan oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN serta menjadi aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan dalam menjalankan tugas di unit kerja masing-masing.
BERITA
Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 6 Tahun 2026 Bapelkes Cikarang
PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III ANGKATAN 6 TAHUN 2026 RESMI DITUTUP Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III Angkatan 6 Tahun 2026 pada tanggal 4 Mei 2026. Kegiatan penutupan dilaksanakan secara daring dan dihadiri oleh Kepala Bapelkes Cikarang Agus Purwono Kartiko, S.Sos, Penjamin Mutu Pelatihan Melania Eriyani Sundari, S.Gz., MKM, para widyaiswara, coach, mentor, panitia serta seluruh peserta pelatihan. Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 6 Tahun 2026 diselenggarakan menggunakan metode blended learning dengan total pembelajaran sebanyak 647 JPL dan berlangsung sejak 21 Januari hingga 4 Mei 2026. Pada awal penyelenggaraan, jumlah peserta tercatat sebanyak 60 orang CPNS di lingkungan Kementerian Kesehatan RI. Namun dalam proses pelaksanaan, terdapat 1 peserta meninggal dunia, sehingga jumlah peserta akhir menjadi 59 orang yang terdiri dari 11 peserta laki-laki dan 48 peserta perempuan. Peserta berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan RI, di antaranya RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUP Fatmawati Jakarta, Poltekkes Kemenkes, hingga berbagai direktorat dan balai kesehatan lainnya. Jabatan peserta didominasi oleh Perawat Ahli Pertama sebanyak 42 orang, disusul beberapa jabatan fungsional lainnya seperti Analis Kebijakan Ahli Pertama, Radiografer Ahli Pertama, Pustakawan Ahli Pertama, Pranata Komputer Ahli Pertama, dan Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama. Dalam sambutannya, penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian pelatihan dengan baik dan penuh semangat meskipun dilaksanakan secara online. Hasil evaluasi fasilitator dan narasumber menunjukkan nilai rata-rata sebesar 93,68 dengan nilai tertinggi 97,50 pada materi Muatan Lokal Bapelkes Cikarang yang disampaikan oleh Melania Eriyani Sundari, Amd.Gz., S.Gz. Sementara itu, pada evaluasi coach, nilai tertinggi diperoleh Nani Mursidah, S.SiT., M.Kes dengan rata-rata nilai 100. Sedangkan pada evaluasi penguji, nilai tertinggi diperoleh dr. Titiek Resmisari, MARS dengan rata-rata nilai 100. Pada evaluasi penyelenggara, peserta memberikan penilaian rata-rata sebesar 95,48. Peserta juga memberikan berbagai apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan yang dinilai interaktif, komunikatif, disiplin waktu, dan didukung pelayanan panitia yang responsif. Berdasarkan hasil evaluasi akhir peserta, sebanyak 58 peserta dinyatakan lulus dan 1 peserta dinyatakan tunda lulus. Nilai tertinggi diraih oleh Sri Tiyolani dari RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dengan nilai 91,94 dan predikat Sangat Memuaskan. Adapun tiga peserta terbaik pada Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 6 Tahun 2026 yaitu: Sri Tiyolani – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Feni Nofalia Safitri – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Miftahul Khoir – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN serta menjadi aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas dan berorientasi pelayanan dalam menjalankan tugas di unit kerja masing-masing.
BERITA
Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 5 Tahun 2026 Bapelkes Cikarang
Cikarang, 27 April 2026 — Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan 5 Tahun 2026 yang diselenggarakan dengan metode blended learning. Pada awal pelaksanaan, kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta CPNS dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan RI. Namun, satu peserta mengundurkan diri karena alasan kesehatan sebelum memasuki tahap E-learning 2, sehingga jumlah peserta yang mengikuti pelatihan hingga akhir sebanyak 59 orang. Karakteristik peserta terdiri dari 8 peserta laki-laki dan 51 peserta perempuan yang berasal dari rumah sakit vertikal, unit pusat, balai pelatihan kesehatan, hingga institusi pendidikan kesehatan di lingkungan Kemenkes RI. Pelatihan ini diselenggarakan dengan total 647 JP (Jam Pelajaran) yang terbagi dalam beberapa agenda pembelajaran. Materi yang diberikan mencakup penguatan nilai dasar ASN, profesionalisme, hingga kompetensi teknis sesuai bidang tugas masing-masing peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan pelatihan berjalan dengan sangat baik dengan capaian yang memuaskan di berbagai aspek. Nilai rata-rata evaluasi penyelenggaraan mencapai 97,00, menunjukkan kualitas layanan dan proses pembelajaran yang optimal. Nilai tertinggi diperoleh pada aspek pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dengan nilai 97,61. Hasil evaluasi terhadap tenaga pengajar menunjukkan kualitas yang sangat baik, dengan nilai rata-rata 95,16. Nilai tertinggi diraih pada materi Agenda 4 yang disampaikan oleh Agus Dwinanto, S.AP., MM dengan nilai 96,57. Sementara itu, pada kategori coach, nilai tertinggi diperoleh Agus Dwinanto, S.AP., MM dengan nilai rata-rata 99. Pada kategori penguji, nilai tertinggi diraih oleh Agus Dwinanto, S.AP., MM dan dr. Maryono, M.Kes dengan nilai rata-rata 99. Dari hasil evaluasi peserta, seluruh peserta yang mengikuti pelatihan hingga akhir dinyatakan lulus. Nilai tertinggi mencapai 92,03 dengan predikat sangat memuaskan. Adapun tiga peserta dengan nilai terbaik yaitu: Ns. Anisa Susianti, S.Kep. (RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita) – 92,03 Enggar Tyas Ramadhanti, S.Kep., Ners (RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta) – 91,48 Eka Novia Astuti, S.Kep., Ners. (RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta) – 91,44 Berdasarkan masukan peserta, secara umum penyelenggaraan pelatihan dinilai berjalan lancar, sistematis, serta didukung oleh panitia yang komunikatif dan responsif. Beberapa hal menjadi perhatian untuk peningkatan ke depan, antara lain penyediaan panduan khusus terkait laporan aktualisasi, penyesuaian waktu pemanggilan peserta agar tidak mendadak, serta usulan adanya sesi pembelajaran tatap muka agar peserta dapat saling mengenal secara langsung. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN serta kompetensi yang telah diperoleh dalam menjalankan tugas di instansi masing-masing. Bapelkes Cikarang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan di masa mendatang.
BERITA
Sosialisasi Profil Risiko dan Penandatanganan Komitmen Manajemen Risiko Tahun 2026
Bapelkes Cikarang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Profil Risiko dan Penandatanganan Komitmen Manajemen Risiko Tahun 2026 pada Kamis, 23 April 2026 sebagai wujud komitmen dalam memperkuat budaya sadar risiko, meningkatkan akuntabilitas, serta mendukung penyelenggaraan organisasi yang transparan dan berintegritas. Melalui langkah ini, diharapkan seluruh unsur di Bapelkes Cikarang dapat terus mengedepankan prinsip manajemen risiko dalam setiap proses kerja demi peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan.
BERITA
Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan 4 Tahun 2026 Bapelkes Cikarang
Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan 4 Tahun 2026 Bapelkes Cikarang Cikarang, 23 April 2026 — Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II Angkatan 4 Tahun 2026 yang diselenggarakan dengan metode blended learning. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta CPNS dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Kesehatan RI. Karakteristik peserta terdiri dari 11 peserta laki-laki dan 49 peserta perempuan yang berasal dari rumah sakit vertikal, unit pusat, serta instansi lainnya di lingkungan Kemenkes RI. Pelatihan ini diselenggarakan dengan total 647 JP (Jam Pelajaran) yang terbagi dalam beberapa agenda pembelajaran. Materi yang diberikan mencakup penguatan nilai dasar ASN, profesionalisme, hingga kompetensi teknis sesuai bidang tugas masing-masing peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan pelatihan berjalan dengan sangat baik dengan capaian yang memuaskan di berbagai aspek. Nilai rata-rata evaluasi penyelenggaraan mencapai 96,48, menunjukkan kualitas layanan dan proses pembelajaran yang optimal. Nilai tertinggi diperoleh pada aspek layanan informasi tata tertib pelatihan serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dengan nilai 96,61. Hasil evaluasi terhadap tenaga pengajar menunjukkan kualitas yang sangat baik, dengan nilai rata-rata tinggi. Nilai tertinggi diraih pada materi Agenda 4 oleh fasilitator Ahmad Wajedi, S.Pd, M.Kes dengan nilai 98. Pada kategori coach, nilai tertinggi diraih oleh Iffa Karina Permatasari, S.Gz., MPH dengan nilai rata-rata 99, sedangkan pada kategori penguji, nilai tertinggi diperoleh dr. Arum Wiratri, MPH dengan nilai rata-rata 99. Dari hasil evaluasi peserta, seluruh peserta dinyatakan lulus 100%. Nilai tertinggi mencapai 92,91 dengan predikat sangat memuaskan. Adapun tiga peserta dengan nilai terbaik yaitu: Alan Putut Prabowo, A.Md.Bns. (Loka Kekarantinaan Kesehatan Entikong) – 92,91 Inar Dedlin Febrianggi, A.Md (RSUP Surabaya) – 91,57 Deshinta Puspo Laras, A.Md.Kep. (RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta) – 90,96 Berdasarkan masukan peserta, secara umum penyelenggaraan pelatihan dinilai sudah berjalan dengan baik dan memuaskan. Panitia dinilai responsif, jadwal tersusun dengan baik, serta proses pembelajaran mudah dipahami. Beberapa hal menjadi perhatian untuk peningkatan ke depan, antara lain konsistensi penyampaian informasi terkait perubahan jadwal serta penguatan metode pembelajaran yang interaktif dan komunikatif. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN serta kompetensi yang telah diperoleh dalam menjalankan tugas di instansi masing-masing. Bapelkes Cikarang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan di masa mendatang.