Logo Kemenkes RI - Bapelkes Cikarang

Semua Berita & Artikel

Kumpulan informasi, berita terkini, dan artikel kesehatan Bapelkes Cikarang

Gambar Berita ARTIKEL

Coaching Sebagai Pendukung Aktualisasi Pelatihan CPNS Golongan III Angkatan 3

26 Dec 2019 � Ahmad Wajedi, S.Pd, M.Kes - Widyaiswara Bapelkes Cikarang

Dalam Undang-undang Nomor  5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), selengkapnya klik disini

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Pre Assessment Bapelkes Cikarang menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

09 Dec 2019 � Eliza Meivita, S.Kom, MKM

Sejak tahun 2017, Bapelkes Cikarang berjuang untuk menjadi Satuan Kerja (Satker) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Pendampingan dari Tim Inspektorat IV Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan (Itjen Kemenkes) selalu dilakukan demi mendapatkan nilai diatas 75 sebagai nilai minimal. Dari nilai awal 58,71 naik menjadi 68,08 di bulan April tahun 2017. Lalu naik lagi menjadi 73,07 di bulan September tahun 2017. Dan naik kembali menjadi 81,22 di bulan Juni tahun 2018. Di tahun 2019, Bapelkes Cikarang diajukan sebagai Satker WBK di Lingkungan Kementerian Kesehatan, sehingga pada tanggal 10 – 13 September 2019 dilakukanlah Pre – Assessment oleh Itjen Kemenkes. Tim yang bertugas adalah Yuli Kurniawan, SKM, MKM; Arif Budiawan, SH, MM; Apreni, SE; dan Dewi Mayangsari, Apt. Dalam sambutannya  di hari pertama, Bapak Yuli Kurniawan menyampaikan tentang Peraturan Menteri Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) yang baru yaitu PermenPAN-RB Nomor 10 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas PermenPAN-RB Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah, dan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) yang baru. Ada beberapa pertanyaan yang ditambahkan dan perubahan bobot nilai dalam LKE tersebut. Setelah dilakukan Opening Meeting, dilanjutkan dengan Pre – Assessment Kelompok Kerja (Pokja) I dan II. Pada hari kedua dan ketiga, Pokja yang dilakukan Pre – Assessment adalah Pokja III, IV, V dan VI. Dokumen yang kurang lengkap dapat dilengkapi dan ditunggu sampai sebelum hari terakhir. Softcopy dari dokumen di upload di aplikasi terbaru dari Itjen Kemenkes yaitu http://sipinalwbk.kemkes.go.id/ untuk memudahkan dalam penilaian. Tibalah di akhir pertemuan, Bapak Arif Budiawan menyampaikan Perbedaan PermenPAN-RB Nomor 52 Tahun 2014 dengan PermenPAN-RB Nomor 10 Tahun 2019, titik focus pada halaman 28 dan seterusnya, yaitu : Memastikan penilaian Tim Penilai Internal (TPI) minimal 75, minimal nilai pengungkit 40 dari 74 untuk WBK Memastikan bobot nilai 60% pada setiap Pokja untuk bisa lolos pada WBK Memastikan nilai komponen hasil sudah 18,50 Memastikan nilai Survey Persepsi Korupsi adalah 13,60 Memastikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) mendapat nilai 5 Memastikan nilai Survey Persepsi Kualitas Pelayanan adalah 3,2 Selanjutnya, Bapak Yuli Kurniawan menyampaikan hasil Pre – Assessment Bapelkes Cikarang sebagai berikut : Nilai Total Pengungkit (Pokja I – VI ) adalah 48,36 Nilai Survey Persepsi Korupsi adalah 13,73 = 91,55% Nilai Laporan Hasil Pemeriksaan adalah 5 = 100% Nilai Survey Persepsi Kualitas Pelayanan Publik adalah 16,74 = 83,70% Sehingga total nilai dari Bapelkes Cikarang adalah 83,83 dan memenuhi kriteria untuk maju ke tahap selanjutnya yaitu Penilaian WBK oleh Tim Penilai Internal (TPI) di bulan Oktober. Harapan dari Khaerudin, S.Kep, Ners, MKM selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha adalah semoga Bapelkes Cikarang selalu semangat dan berhasil dalam meraih penghargaan sebagai Satker WBK di tahun 2019 ini. [EM]

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Pembelajaan Pada Pelatihan Jabfung Penjenjangan Bidan Terampil ke Ahli Bapelkes Cikarang, Tahun 2019

05 Dec 2019 � Ramini, SKm, M.Kes

Pembelajaan Pada Pelatihan Jabfung Penjenjangan Bidan Terampil ke Ahli Bapelkes Cikarang, Tahun 2019 selengkapnya klik disini

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Pelatihan Dasar CPNS Kemenkes R.I 2019. Membentuk Calon PNS yang professional dan berkarakter

14 Oct 2019 � Fahmi Arif, SKM

Sesuai amanat dari Peraturan Lembaga Administrasi Negara No. 25 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), bahwa setiap CPNS wajib menjalani masa Prajabatan selama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal pengangkatan sebagai CPNS. Masa Prajabatan merupakan masa percobaan yang wajib dijalani oleh CPNS melalui proses pendidikan dan pelatihan. Pelatihan Dasar CPNS merupakan pendidikan dan pelatihan dalam masa prajabatan yang dilalukan secara terintegrasi untuk membangun moral, kejujuran, semangat motivasi nasionalisme kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. Sejalan dengan amanat tersebut, BAPELKES Cikarang sebagai Unit Pelaksana Teknis bidang Pelatihan Kesehatan,  dibawah koordinasi Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Kemenkes RI, berperan dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan pelatihan dasar bagi CPNS di lingkungan Kemenken RI. Selain itu sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan CPNS yang profesional dan berkarakter, BAPELKES Cikarang selalu menerapkan prinsip-prinsip dan aturan pelatihan sesuai dengan Petunjuk dan teknis penyenglenggaraan Pelatihan Dasara CPNS. Kegiatan Pelatihan Dasar CPNS yang diselenggarakan BAPELKES Cikarang pada Tahun 2019, mendapat alokasi peserta sebanyak 240 orang yang dibagi menjadi 120 orang peserta (3 angkatan) CPNS Golongan III dan 120 orang peserta (3 angkatan) CPNS Golongan II, dengan rincian waktu pelaksanaan sebagai berikut: NO PELATIHAN TANGGAL JUMLAH PESERTA 1 Latsar CPNS Gol 2 Angkt 1 23 April - 16 Mei 40 Orang   On Campus 2 09 Juli - 11 Juli   2 Latsar CPNS Gol 2 Angkt 2 25 April - 18 Mei 40 Orang   On Campus 2 11 Juli - 13 Juli   3 Latsar CPNS Gol 2 Angkt 3 18 Juni - 10 Juli 40 Orang   On Campus 2 22 Agustus - 24 Agustus   4 Latsar CPNS Gol 3 Angkt 1 25 Juni - 24 Juli 40 Orang   On Campus 2 29 Agustus - 31 Agustus   5 Latsar CPNS Gol 3 Angkt 2 30 Juli - 22 Agustus 40 Orang   On Campus 2 07 Oktober - 09 Oktober   6 Latsar CPNS Gol 3 Angkt 3 06 Agustus - 29 Agustus 40 Orang   On Campus 2 14 Oktober - 16 Oktober     Pelatihan Dasar CPNS dilaksanakan dalam bentuk pelatihan klasikal dan pelatihan nonklasikal. Pelatihan klasikal merupakan proses pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka didalam kelas. Sedangkan pelatihan non klasikal merupakan proses pembelajaran yang dilakukan melalui e-learning, bimbingan di tempat kerja, pelatihan di alam bebas, pelatihan ajarak jauh dan/atau magang. Pelatihan dasar CPNS terdiri dari beberapa agenda pembelajaran, seperti agenda sikap dan perilaku bela Negara, agenda nilai nilai dasar PNS, agenda kedudukan dan peran PNS dalam NKRI dan agenda habituasi. Agenda pembelajaran tersebut disampaikan oleh tenaga-tenaga kompeten dibidangnya melalui Fasilitator dan Widyaiswara baik dari dalam maupun dari luar BAPELKES Cikarang,. Salah satu agenda yang ditekankan pada Pelatihan Latsar CPNS 2019 adalah agenda sikap dan perilaku bela negara. Pada agenda ini peserta latsar dibekali dengan pemahaman wawasan kebangsaan melalui pemaknaan terhadap nilai nilai bela Negara, sehingga peserta memiliki kemampuan untuk menunjukan sikap perilaku bela negara dalam suatu kesiapsiagaan  yang mencerminkan sehat jasmani dan mental menghadapi isu kontemporer dalam menjalankan tugas jabatan sebagai PNS professional pelayan masyarakat. Pada agenda bela negara ini, BAPELKES Cikarang melibatkan personil dari PUSDIKKES KODIKLAT TNI AD dalam proses pembelajaran maupun proses pembimbingan dan pengasuhan kedisiplinan peserta. Selain itu salah satu kegiatan pada saat agenda bela negara adalah kegiatan Api Semangat Bela Negara (Caraka Malam). Pada Kegiatan ini Peserta dikondisikan untuk melakukan pengucapan janji (ikrar) bela Negara sesuai dengan tugas fungsinya sebagai ASN dalam suatu situasi yang khidmat dan terpimpin (seperti pada kegiatan apel Api Semangat Bela Negara (ASBN) yang diterangi oleh api unggun pada malam hari) dengan mencium bendera merah putih sebagai simbol kebanggaan dan kepatuhan terhadap NKRI. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air pada diri peserta yang kelak dapat diterapkan di instansi kerja masing-masing. Rangkaian penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS juga diisi dengan berbagai materi Muatan Teknis Substansi Lembaga (MTSL). Pemberin MTSL ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan untuk memahami visi, misi, tugas, dan fungsi serta nilai organisasi instansinya. Beberapa narasumber didatangkan dalam penyampaian materi ini seperti dari Biro Kepegawaian, Biro Hukum dan Organisasi Kemenkes RI, Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI dan beberapa lembaga terkait lainnya. Diakhir proses pelatihan dilakukan evaluasi untuk menilai pencapaian pembentukan karakter peserta. Evaluasi dilakukan dengan menggabungkan beberapa aspek penilaian yang mempunyai bobot masing-masing seperti aspek sikap perilaku, evaluasi akademik, evaluasi aktualisasi, dan evaluasi penguatan kompetensi teknis bidang tugas. Seteleh dilakukan evaluasi akhir, seluruh peserta Latsar CPNS Kemenkes RI di BAPELKES Cikarang pada tahun 2019 yang berjumlah 240 peserta baik Golongan II maupun Golongan III dinyatakan lulus. Pada akhirnya dengan pelatihan Latsar CPNS yang terintegrasi, diharapkan peserta mampu menginternalisasi, menerapkan, dan mengaktulisasikan, serta menjadi kebiasaan (habituasi), sehingga terpatri dalam dirinya sebagai karakter PNS yang profesional, yaitu PNS yang mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga mampu melaksanakan tugas jabatannya secara efektif dan efisien serta menjadi perekat dan pemersatu bangsa. (FA)  

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Kemenkes RI Golongan III Angkatan II

09 Oct 2019 � Sonna Senja

Bapelkes Cikarang, 09 Oktober 2019 dilaksanakan Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Kemenkes RI Golongan III Angkatan 2, yang secara resmi ditutup oleh Ibu Sapta Dewi. Dalam sambutannya disampaikan bahwa sejalan dengan telah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) dan merujuk pasal 63 ayat (3) dan ayat (4) UU ASN dan peraturan pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PP Manajemen PNS), maka CPNS wajib menjalani masa percobaan yang dilaksakan melalui proses Diklat Terintegrasi (Pelatihan Prajabatan) Untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang. Atas dasar itu, diperlukan sebuah penyelenggaraan pelatihan prajabatan yang inovatif dan terintegrasi, yaitu penyelenggaraan pelatihan yang memadukan pembelajaran klasikal dan non klasikal ditempat pelatihan dan tempat kerja. Pelatihan Dasar Calon CPNS Golongan II diselenggarakan untuk membentuk PNS Profesional yang berkarakter yaitu PNS yang karakternya dibentuk oleh sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan dan peran PNS dalam NKRI, serta menguasai bidang tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayanan masyarakat. Hari ini para peserta pelatihan telah menyelesaikan bagian akhir dari keseluruhan proses pelatihan yang sangat penting artinya dalam rangka menyiapkan pengembangan diri selaku Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Kesehatan RI. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan selamat kepada peserta semua, saya yakin dengan pembekalan yang diperoleh dalam pendidikan dan pelatihan ini dapat memberikan wawasan dan cakrawala berfikir yang jernih bagi saudara dalam menjalankan tugas dikemudian hari. Semoga alumni peserta Latsar CPNS Golongan III Angkatan 2 ini dapat memberikan kontribusi nyata pada peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan pada masyarakat melalui kinerja yang baik dan profesional. Selamat kembali ke instansi masing-masing, selamat menjalankan tugas, dan jangan lupakan Bapelkes Cikarang sebagai almamater kita. Penutupan diakh

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia (26 September 2019)

27 Sep 2019 � Setyawati Oktavia, A.md

Tepat pada hari ini Kamis, 26 September 2019 telah berlangsung perayaan Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia dengan tagline Tantangan Perubahan Iklim, Saatnya Bagi Kesehatan Lingkungan Global Untuk Bertindak Serempak. Lingkungan Sehat Wujud Nyata Aksi Adaptasi Perubahan Iklim. Sehat dimulai dari Saya! Sekilas tentang Kesehatan Lingkungan. Menurut World Health Organization (WHO) kesehatan lingkungan merupakan suatu keseimbangan ekologi yang harus tercipta diantara manusia dengan lingkungannya supaya dapat / bisa menjamin keadaan sehat optimal manusia. Sedangkan menurut Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) kesehatan lingkungan merupakan suatu kondisi lingkungan yang dapat atau bisa menopang keseimbangan ekologi yang dinamis diantara manusia dengan lingkungannya dalam mendukung tercapainya suatu kualitas hidup manusia yang sehat serta juga bahagia. Salah satu cara melihat derajat kesehatan penduduk dalam suatu wilayah yaitu dengan melihat status lingkungan dimana manusia itu berada. Beragam issue kesehatan lingkungan yang menjadi sorotan saat ini diantaranya issue air dan sanitasi, issue keamanan pangan, issue pencemaran limbah, radiasi & kedaruratan lingkungan serta issue pencemaran udara, tanah dan kawasan. Sejalan dengan Nawacita ke-6 yang dideklarasikan oleh Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Terlihat jelas bahwa kita tidak boleh melupakan aspek kesehatan lingkungan untuk mewujudkan cita-cita masyarakat yang sehat. Sayangnya sampai saat ini masih terdapat beberapa masalah dan kendala sanitasi yang dihadapi Indonesia. Mulai dari kejadian dan kematian akibat penaykit berbasis lingkungan masih tinggi serta perilaku higienis di masyarakat yang masih kurang terutama di lingkungan kumuh. Sedangkan kendala alokasi dana Kesling yang belum menjadi prioritas dan kurang kepedulian masyarakat terhadap lingkungan terutama di lingkungan kumuh disinyalir menjadi fokus utama penyebab rendahnya kualitas hidup manusia Indonesia. Keberadaan Bapelkes Cikarang sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan yang bergerak dibidang pelatihan kesehatan dengan unggulan kesehatan lingkungan diharapkan mampu membawa angin segar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Bukti nyata komitmen kami dalam menjawab perubahan iklim yang terjadi saat ini. Keluarga besar Bapelkes Cikarang serempak berkomitmen dan melakukan pergerakan secara masif untuk menciptakan lingkungan sehat. Dimulai dari pengolahan air bersih dan air minum  dilingkungan bapelkes cikarang menggunakan prinsip zero water cycle dimana limbah cair yang dihasilkan diolah untuk digunakan kembali. Pengolahan air bersih menggunakan Water Treatment Plant. Sedangkan pengolahan air minum untuk dapur menggunakan sistem reverse osmose. Upaya zero waste juga kami terapkan dalam pemanfaatan limbah minyak jelantah didapur menjadi sabun dan biodiesel serta adanya tong super dengan bahan baku dari sisa makanan yang mampu menghasilkan pupuk padat (kompos) dan pupuk cair. Upaya zero waste ini pun sudah kami sosialisasikan kepada para peserta, perkumpulan Dharma Wanita Pusat Badan PPSDMK, perwakilan Ibu-ibu PKK disekitar wilayah Bapelkes Cikarang dan kepada para adik-adik Saka Bhakti Husada (SBH) binaan Bapelkes Cikarang. Selain itu Bapelkes Cikarang juga berkomitmen untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menghadirkan Juru Pemantik Jentik (Jumantik) di tiap gedung kantor dan bisa diadop oleh masyarakat sekitar. Adapun tiap hari jumat dilaksanakan Jumat Bersih (Jumsih) oleh seluruh karyawan Bapelkes guna menciptakan lingkungan yang asri dan sehat. Kami segenap keluarga besar Bapelkes Cikarang mengucapkan Selamat Hari Kesehatan Lingkungan. Salam sehat untuk Indonesia Kuat. Sumber gambar Kemenkes RI 

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Pembukaan Pelatihan Pembekalan Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Individual di Puskesmas Angkatan IX dan X

26 Sep 2019 � Segarnis Deasy, AMKL

Kamis, 26 Agustus 2019 dilaksanakan Pembukaan Pelatihan Pembekalan Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Individual di Puskesmas Angkatan IX dan X. Ibu Verawati Lenny, SKM, MKM selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa pelatihan pembekalan penugasan khusus individual ini diselenggarakan guna membekali tenaga kesehatan yang akan mendapat penugasan khusus agar dapat memahami tugas dan fungsinya dalam melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai dengan kompetensi dan kewenangan yang dimiliki dengan menjunjung etika profesi. Pelatihan ini dirancang dengan pendekatan yang khusus melalui penguatan materi bela negara yang terintegrasi dalam seluruh kegiatan pelatihan. Materi Pelatihan ini terdiri dari 4 JPL materi dasar,  64 JPL Materi Inti dan 7 JPL Materi penunjang dengan total materi sebanyak 75 JPL. Penyelenggaraan pelatihan di laksanakan dengan pendekatan andragogi dengan metode pembelajaran di dalam dan di luar kelas serta penguatan pemahaman melalui kegiatan observasi lapangan di beberapa puskesmas.  Pelatihan ini diikuti oleh 55 orang peserta yang dibagi dalam 2 angkatan (Angkatan IX dan X) terdiri dari 7 orang laki-laki dan 48 orang perempuan. Adapun lokus penempatan peserta adalah sebagai berikut: Aceh Tamiang Prov. Aceh sebanyak 9 orang; Aceh Tenggara Prov. Aceh sebanyak 9 orang; Bireun Prov. Aceh sebanyak 12 orang; Lhokseumawe Prov. Aceh sebanyak 7 orang; Kota Subulussalam Prov. Aceh sebanyak 4 orang; Pidie Jaya Prov. Aceh sebanyak 14 orang Peserta berdasarkan jenis tenaga terdiri dari : Ahli Teknologi Laboratorium Medik : 10 orang; Bidan : 3 orang; Dokter Gigi : 6 orang; Dokter Umum : 6 orang; Perawat : 4 orang; Farmasi : 5 orang; Kesehatan Masyarakat : 5 orang; Gizi : 9 orang; Kesling : 7 orang. Acara dilanjutkan dengan pembukaan pelatihan  secara resmi oleh Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang Bapak Drs.Suherman, M.Kes  dengan ditandai ketok palu.   

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Penutupan Pelatihan TOT Pengelolaan Limbah Medis di Fasyankes Bagi SDM Kesehatan Lingkungan

25 Sep 2019 � Segarnis Deasy, AMKL

Rabu, 25 September 2019 dilaksanakan Penutupan Pelatihan TOT Pengelolaan Limbah Medis di Fasyankes Bagi SDM Kesehatan Lingkungan, yang ditutup secara resmi oleh Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang Bapak Drs. Suherman, M.Kes. Ibu Verawati Lenny, SKM, MKM selaku ketua panitia menyampaikan laporan penyelenggaraan  TOT Limbah Medis di Fasyankes Bagi SDM Kesehatan Lingkungan Tahun 2019 di Bapelkes Cikarang  yaitu  bahwa pelatihan ini dilaksanakan selama 8 hari efektif dimulai tanggal 15 – 25 September 2019 diikuti oleh 30 orang peserta. Pelaksanaan penyelenggaraan pelatihan  berjalan dengan tertib dan lancar. Hal ini dapat berhasil berkat partisipasi dan kerjasama yang baik dari seluruh Peserta, Pengendali, fasilitator, panitia dan seluruh unsur penunjang terkait.    Acara dilanjutkan dengan  arahan serta menutup pelatihan ini secara resmi oleh Kepala Bapelkes Cikarang.  

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BULETIN

OASE Edisi 1

27 Jun 2019 � Eliza Meivita

Buletin OASE Edisi 1

Baca Selengkapnya
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37
Jika ada pertanyaan atau aduan klik disini
Halo BC