Logo Kemenkes RI - Bapelkes Cikarang

Semua Berita & Artikel

Kumpulan informasi, berita terkini, dan artikel kesehatan Bapelkes Cikarang

Gambar Berita ARTIKEL

Sebagian Manfaat Tanaman Bagi Lingkungan Dan Bagi Kesehatan

08 Jul 2014 � Ayanih-Bapelkes Cikarang

Diperkirakan  di semua dunia ada 2 jutaan spesies tumbuhan yang sudah dikenali serta 60 persen dari jumlah tersebut ada di Indonesia. Tak sedikit dari jumlah tumbuhan (flora) di Indonesia tersebut adalah tumbuhan endemik Indonesia yang tak bisa ditemukan di negara lain dan jumlah spesies yang sudah dikenali baru 20% yang teridentifikasi, Ini berarti  masih  80-an % type tumbuhan di Indonesia yang belum teridentifikasi.     Menurut Mustaid Siregar, Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan LIPI, walau Indonesia kaya  keragaman floranya, tetapi, sekarang ini baru ada 8.000 type yang telah teridentifikasi. Jumlah tersebut diprediksi baru 20 % dari jumlah flora yang ada di Indonesia. Untuk mengurangi efek pemanasan global dapat dimulai dari kita menanam pohon, memelihara dan menanam tanaman di rumah bisa jadi sebagai bagian dari hobi Disamping berbagai manfaat tanaman, sejumlah pakar kesehatan menyebutkan, memelihara tanaman dapat meningkatkan kualitas udara di dalam rumah, termasuk juga menyehatkan penghuninya karena di siang hari ada simbiosis antara manusia dengan tanaman itu. Ada berbagai jenis tanaman didunia ini yang masing-masing mempunyai manfaat yang berbeda-beda, ada tanaman yang semua bagian mulai dari akar hingga buah mempunyai manfaat bagi mahluk hidup lainnya, adapula tanaman yang mulai dari akar hingga buahnya mengandung racun. Contohnya pohon kelapa mulai akar hingga buahnya dapat bermanfaat bagi kesehatan dan bagi lingkungan , berbagai manfaat tanaman antara lain:  1. Mengurangi Kebisingan dan menyaring debu Untuk rumah yang berada di pinggir jalan atau di daerah yang selalu ramai dan padat dengan aktifitas kendaraan bermotor, menanam tanaman di sekeliling pagar dengan jenis tanaman semak merupakan solusi praktis untuk Anda. Karena tanaman tersebut dapat meredam suara bising yang dihasilkan dari suara kendaraan dan menyaring debu yang masuk ke dalam rumah, rumah Anda akan terlihat lebih bersih dari debu dibandingkan dengan rumah yang tanpa tanaman dihalaman rumahnya. 2. Mengurangi pemakaian energy listrik Untuk dinding rumah yang bersentuhan langsung dengan cahaya matahari. Jenis tanaman rambat dapat Anda tanam sebagai penutup dinding. Sinar matahari langsung akan membuat suhu di dalam rumah meningkat, dengan adanya tanaman rambat ketebalan kurang lebih lima centimeter mampu meredam panas yang masuk ke dalam rumah, sehingga kerja pendingin ruangan tidak terlalu berat dan juga menghemat penggunaan listrik. 3. Menyimpan Air Tanah Salah satu fungsi akar tanaman yaitu menyerap air, terutama air hujan. Jika tidak ada tanaman terutama tanaman keras, maka air hujan yang langsung menyerap kedalam tanah tidak dapat ditampung sehingga lenyap begitu saja,.  dengan curah hujan yang tidak menentu dan musim kemarau yang semakin sulit ditebak, Anda dapat mensiasati ketersediaan air dengan menanam tanaman di pekarangan. Lahan tersisa di rumah Anda dapat diubah menjadi penampung air alami. Jangan biarkan halaman rumah anda tanpa tanaman sehingga terlihat kering dan gersang. Tanamlah tanaman - tanaman kecil seperti asoka, rerumputan, atau jika anda memiliki luas lahan yang memadai  tanamlah pohon buah-buahan seperti jambu, mangga, atau nangka. Selain buahnya dapat Anda nikmati, perakaran tanaman keras tersebut mampu menjerap air lebih baik sebagai persediaan air ketika musim kemarau tiba. Selain dengan menanam tanaman Anda juga bisa membuat biopori untuk menampung air hujan yang jatuh ke tanah. 4. Bumbu Dapur Dan Obat Untuk Keluarga Tanaman untuk bumbu dapur seperti sereh,  pandan wangi, lengkuas, dan kunyit  sangat mudah ditanam dan tidak memerlukan lahan yang luas. Jika memiliki keterbatasan lahan, Anda bisa pergunakan pot tanaman yang tersedia dalam aneka desain. Gunakanlah pot yang sesuai dengan besar tanaman yang akan ditanam dan sesuai dengan luas ruangan Anda. Aneka desain pot yang lucu juga bisa digunakan untuk menambah keindahan rumah.   5. Bunga Hias Meja tamu atau ruang bersantai akan terkesan indah jika dihiasi dengan tanaman yang berbunga segar yang berwarna - warni, namun jangan menggunakan bunga hias yang sudah dipotong karena tidak bertahan lama atau bunga plastic yang membosankan. Jika menginginkan tanaman untuk hiasan meja sebaiknya gunakanlah tanaman hidup yang dapat dibudidayakan sendiri di rumah seperti tanaman bonsai atau kaktus mini. Tanaman tersebut akan tetap hidup selama Anda merawatnya, dan jangan lupa untuk meletakkannya diluar rumah ketika malam hari karena tanaman akan menggunakan oksigen untuk pernafasannya di malam hari dan mengeluarkan karbondioksida.   Tanaman ada yang dapat ditempatkan diluar rumah adapula yang dapat diletakkan didalam rumah, umumnya yang diletakkan didalam rumah yakni tanaman yang difungsikan sebagai tanaman hias. Disamping sebagai tanaman hias dapat juga berfungsi untuk : 1. Mengurangi  debu Tanaman hias yang diletakkan di dalam ruangan dapat meningkatkan tingkat kelembaban ruangan dan mengurangi debu. Dengan meningkatnya kelembaban didalam ruangan dan debu yang berkurang juga mampu menekan kemungkinan terserang penyakit akibat udara dingin hingga 30% 2. Menghilangkan kantuk Karbon dioksida berlebih dalam ruangan dapat membuat anda cepat lelah dan mudah mengantuk. Selama proses fotosintesis, tanaman menyerap karbon dioksida dalam ruangan dan melepaskan oksigen, sehingga kadar oksigen dalam ruangan lebih banyak. 3. Menghilangkan stress Setiap warna memiliki efek berbeda secara psikis. Melihat tanaman berwarna hijau dapat membuat pikiran lebih segar dan bebas stress, melihat bunga-bunga segar membuat pikiran menjadi tenang. 4. Menyembuhkan sakit kepala Ketika masuk kesebuah ruangan kadang kepala langsung terasa pusing atau sakit kepala, berbagai bahan kimia yang ada didalam ruangan seperti karbon dioksida, benzene, dan formaldehyde dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala. Ada beberapa tanaman hias yang mampu menyerap racun diantaranya lidah buaya(Aloe vera) mampu menetralisir racun benzene, formalin. Lidah mertua(Sansevieria trifasciata) mampu menyerap karbon monoksida, nikotin, benzene, formaldehyde, trichloroethylene, hingga dioksin.Spider Plant(Chlorophytum comosum) mampu menyerap benzene, formaldehyde, karbon monoksida. Gerber daisy(Gerbera jamesonii) efektfif menghilangkan trichloroethylene. Sirih gading mampu menyerap formaldehyde, Dragon Tree(Dracaena marginata) mampu menyerap xylene, trichloroethylene dan formaldehyde, jika ada satu diantara tanaman hias tersebut diruangan anda, tanaman tersebut memproduksi oksigen dan menyerap zat  karbon dioksida, anda akan lebih banyak menghirup udara yang lebih segar dan sehat.  5. Meredakan hidung mampet Beberapa jenis tanaman, seperti eucalyptus, dapat menghilangkan dahak dan meredakan sistem pernafasan. Jalur tenggorokan pun menjadi bebas hambatan dan meredakan hidung mampet saat anda diserang flu. Tanaman juga berkhasiat sebagai antiseptic alami. Hisap aroma daun eucalyptus(jangan dimakan), dan anda akan terbebas dari hidung mampet.  6. Melembabkan kulit Tanaman menjadi filter alami bagi udara dan dapat meningkatkan kelembaban udara dalam ruangan, sekalipun anda tinggal di lingkungan dengan iklim yang kering. Hal ini baik untuk menjaga kondisi kulit agar tidak kering.   Sumber : Alamendah,dan berbagai sumber

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Mengenal Instalasi Pengolahan Air Limbah

08 Jul 2014 � Miftahur Rohim, ST, M.Kes

Dalam rangka mendukung upaya pencapaian salah satu target Millennium Development Goals pada tahun 2015, yaitu menurunkan sebesar 50% dari jumlah penduduk  yang belum memiliki akses air minum dan sanitasi dasar juga penyehatan lingkungan. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum melalui Dirjen Cipta Karya mendorong Program Sanitasi Perkotaan Berbasis Masyarakat yang merupakan kegiatan pendukung percepatan pencapaian MDG’s. Program Sanitasi Perkotaan Berbasis Masyarakat merupakan salah satu Komponen Program Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) yang diselenggarakan sebagai salah satu Program Pendukung PNPM Mandiri. Dalam penyelenggaraannya, kegiatan ini menekankan pada keterlibatan masyarakat secara utuh dalam hal peningkatan kualitas prasarana dan sarana sanitasi di perkotaan. Air limbah berupa black water yang berisi kotoran akan berakhir di septic tank. Walaupun jarang kita sadari, peran septic tank  sangat penting dalam keberlangsungan aktivitas di rumah. Beberapa masalah yang cukup mengganggu seputar kamar mandi dan wc yang akan kita gunakan setiap harinya sering timbul dariseptic tank. Untuk itu, septic tank haruslah dipilih dengan cermat sesuai dengan kebutuhan rumah anda. Beberapa jenis septic tank dan cara kerjanya yang dapat menjadi pertimbangan anda adalah sebagai berikut : Septic TankKonvensional : Septic tank model ini menampung dan mengendapkan limbah dan membiarkannya terurai oleh  bakteri. Cairan hasil akhir dari tangki akan diendapkan ke tanah memalui resapan khusus. Secara berkala (5 tahun) septic tank ini akan penuh dan harus disedot. Jenis septic tank ini paling banyak digunakan masyarakat kita, pengalaman berharga pernah saya dapatkan dari teman yang menimba ilmu di Magister  TPLP ITS Surabaya, ternyata pemahaman masyarakat kita bahwa septic tank yang mereka gunakan itu ngga perlu disedot atau dikuras karena limbah akan menjadi tanah. Pemahaman ini salah besar, karena limbah yang mengendap tetaplah limbah. Tidak bisa menjadi tanah. Jika disinkronkan dengan ilmu geologi, batuan dan tanah, memang sangat jauh berbeda asal mula terbentuknya tanah.  Memang, sepintas endapan limbah yang berada di dalam septic tank menyerupai tanah. Namun limbah ini bukanlah tanah, idealnya dilakukan menguras atau menyedot  septic tank dalam kurun waktu 5 tahun. Apabila tidak maka dikhawatirkan bakteri e-coli akan mencemari tanah dan air di lingkungan sekitar kita. Septic Tank Pada septic tank biologis, limbah akan terurai sampai aman untuk dimanfaatkan kembali. Saat ini ada beberapa jenis septic tank biologis yaitu: Septic tankberbahan fiberglass : Septic tank jenis ini terdiri 3 bagian dengan fungsi yang berbeda-beda. Air limbah yang masuk ke septic tank ini akan masuk pada bagian pertama, kemudian disaring dan dialirkan ke bagian kedua. Pada bagian kedua  limbah diurai oleh bakteri dan dialirka ke bagian ketiga untuk diurai lebih lanjut. Sisa pengeluaran dari bagian ketiga akan dialirkan ke luar melalui saluran drainase umum setelah melalui tabung disenfektan yang membersihkan hama limbah sehingga aman terhadap lingkungan. Septic tank berbahan Beton. Septic tank jenis ini terbuat dari beton yang juga terdiri dari beberapa bagian tapi dengan proses yang sedikit berbeda dengan septic tank berbahan fiberglass. Pada septic tank jenis ini limbah yang masuk bagian pertama akan disaring untuk memisahkan kotoran dengan air. Limbah padat diendapkan yang secara berkala diperlukan penyedotan untuk mengambil endapan limbah tersebut. Sedangkan air/cairannya dialirkan ke bagian kedua untuk diproses oleh mikroorganisme. Kemudian dialirkan kembali ke bagian selanjutnya begitu seterusnya hingga pada bagian akhir yang berisi filter berupa batuan vulcano, kemudian siap dialirkan ke drainase kota dengan aman. Pada septic tank ini setiap bagian atasnya diberi mainholeyang dapat dibuka pada saat perawatan atau penyedot limbah padatnya. Bangunan pengolahan limbah berfungsi menampung limbah rumah tangga secara komunal yang dialirkan melalui sistem perpipaan. Sistem ini membutuhkan bak kontrol tiap 20 meter dan pada titik-titik pertemuan saluran. Keunggulan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal: Lahan yang dibutuhkan sedikit karena dibangun di bawah tanah 2. Biaya pengoperasian dan perawatan mudah dan mudah 3. Efisiensi pengolahan limbah tinggi Kelemahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal: Biaya konstruksi bisa menjadi besar jika bahan filter tidak ada di sekitar. Diperlukan tenaga ahli untuk design dan pengawasan pembangunan konstruksi IPAL. Diperlukan tukang ahli untuk pekerjaan plester berkualitas tinggi(mencegah bocor/rembes l Sumber : http://dwikusumadpu.wordpress.com/2013/05/29/mengenal-instalasi-pengolahan-air limbah-ipal-rumah-tangga/

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Empat Langkah Melawan Flu

04 Jul 2014 � Arum Wiratri - Bapelkes Cikarang

1. Tutup mulut bila batuk dan bersin Kebanyakan orang terjangkit flu karena menerima  butiran-butiran cairan kecil (droplet) yang beterbangan di udara , saat menghembus napas. Butiran cairan ini berasal dari orang yang mengandung virus flu saat ia berbicara,bernyanyi, batuk, meludah atau bersin. Seseorang dapat sudah mengidap virus ini selama beberapa hari sebelum ia merasa sakit, sehingga Anda tidak tahu siapa yang menularkan virus tersebut. Butiran-butiran ini dapat juga mendarat di tangan, pakaian, dan permukaan apa saja dimana virus dapat bertahan hidup selama beberapa hari. Kemudian virus dapat menempel pada tangan seseorang dan masuk ke tubuh orang tersebut bila ia menggosok mata, hidung atau mulutnya.     Cara mengatasi penularan flu adalah dengan menutup mulut dengan sesuatu bila kita batuk atau bersin. Anda dapat menutupnya dengan tisu, kain/sapu tangan yang dapat dicuci atau buang setelah dipakai, ataupun dengan memakai masker. Ini untuk mencegah butiran mengandung virus terbang ke udara dan masuk ke paru-paru orang lain, atau menempel pada suatu permukaan yang mungkin tersentuh oleh orang lain sehingga virus berpindah. Bagaimana...Menutup mulut bila batuk dan/atau bersin Saat Batuk dan/atau Bersin, mulut harus ditutup dengan tisu atau kain/sapu tangan yang dapat dicuci, sebaiknya segera sesudah digunakan. Bila benda-benda ini tidak tersedia, gunakan lengan panjang kemeja Anda – letakkan lengan di depan wajah Anda. Anda dapat juga mencegah penyebaran butiran itu dengan mengenakan masker bila Anda sakit. Cuci tangan Anda setelah batuk dan bersin. Bersihkan permukaan secara teratur dengan air dan sabun (atau pembersih lain untuk rumah tangga) untuk mencegah kontaminasi pada diri Anda. Kontaminasi pada diri sendiri berarti “mengambil” virus, lalu menyentuh mulut, hidung atau mata dengan tangan Anda, yang mengandung virus tersebut.   2. Cuci Tangan Sering mencuci tangan penting artinya untuk melindungi diri sendiri, dan menghentikan penyebaran banyak penyakit. Ini terutama penting untuk mencegah menyebarnya jenis penyakit yang berjangkit dari orang ke orang melalui pernapasan dan pada penyakit yang menyebar melalui diare. Batuk atau bersin, atau kontak pada kotoran manusia – atau menyentuh “sesuatu” dimana terdapat virus atas kuman – dapat membuat virus itu menempel ke tangan, pakaian atau permukaan selama beberapa hari (meja, tombol/pegangan pintu, piring, cangkir, dsb.). Dengan mencuci tangan akan mencegah virus atau kuman itu masuk ke tubuh Anda bila Anda menyentuh mata, hidung atau mulut. Bagaimana... Mencuci Tangan Anda Basahkan tangan Anda terlebih dahulu,lalu  gosokkan sabunnya. Gosok tangan Anda secara aktif di semua permukaan sampai jari-jarinya selama sekitar 15 detik. Ini sama lamanya dengan Anda menyanyi "Happy Birthday". Lalu bilas. Apabila memungkinkan, dianjurkan mengeringkan tangan dengan handuk kertas sekali pakai. Cuci tangan dilakukan sebelum menyiapkan makanan atau sebelum makan; setelah menggunakan toilet atau mengganti pakaian atau memandikan anak; setelah batuk, bersin; sebelum dan sesudah menyentuh orang sakit; setelah membersihkan sprei, handuk, pakaian kotor dan tinja orang sakit; dan setelah menangani hewan atau kotoran hewan.   3. Jaga Jarak Influensa dapat menular antar manusia melalui butiran cairan di udara yang dihembuskan saat berbicara, berteriak, batuk, bersin dan nyanyi. Ini berarti flu paling mudah menyebar bila orang berdekatan atau di tempat-tempat ramai (seperti pasar, dalam bus umum). Bagaimana ... Menjaga Jarak Jaga jarak sekitar 1 meter (3 feet) dari orang lain. Hindari kerumunan manusia. Batasi perjalanan Anda.   4. Pisahkan Orang Sakit Bila influensa sedang mewabah, sarana layanan kesehatan akan sangat penuh. Kebanyakan penderita terpaksa harus dirawat di rumah (kecuali mereka mengalami sesak nafas). Untuk mencegah penyebaran virus, penderita harus sedapat mungkin dipisahkan dari orang lain, walaupun dalam rumah sendiri. Sebagian orang akan sulit diminta tinggal di rumah apabila mereka harus bekerja. Namun demikian, penderita harus tinggal di rumah dan terpisah segera sesudah ada gejala-gejalanya, dan hindari berada dekat dengan orang lain.     Saran Penggunaan Masker   Para ilmuwan kurang yakin sejauh mana manfaat pemakaian masker selama pandemi. Bila pandemi mulai merebak, akan timbul banyak informasi tentang kegunaan masker. Untuk sekarang informasi yang ada adalah sebagai berikut.i   Mengenakan masker wajah dapat mengurangi kemungkinan terkena influensa dalam keadaan tertentu. Namun demikian, masker tidak melindungi seseorang sebaik ”empat langkah melawan flu”, dan dengan menghindari kerumunan orang banyak.   Bahaya masker adalah  alat itu mungkin membuat orang merasa lebih aman dari yang sebenarnya, sedangkan masker sebenarnya TIDAK menjamin perlindungan menyeluruh dari influensa. Bila seseorang jatuh sakit, ia harus mengenakan masker wajah (atau kain tebal terikat erat) bila ada orang lain di dekatnya. Orang yang merawat penderita harus mengenakan masker, bila ia berada dekat si penderita. Masker tidak boleh dipakai bersama, tidak boleh dijamah setelah dipakai, dan harus  diganti secara teratur. Bila masker jenis rumah sakit tidak tersedia, masker buatan sendiri dapat digunakan, tetapi tidak sebaik – dan barangkali sama sekali tidak sebaik masker rumah sakit. Masker sekali-pakai dapat dicuci dengan seksama dengan sabun dan air, dan dijemur di terik  matahari bila memungkinkan. Bila seseorang harus pergi ke tempat kerumunan orang/ tempat banyak orang, masker dapat membantu melindungi seseorang dari orang lain yang batuk dan bersin DAN melindungi orang lain dari batuk dan bersin orang yang mengenakan masker.

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Mengenal Reaksi Tubuh Berupa Bersin

30 Jun 2014 � Sumarno - Bapelkes

Kita semua tentunya pernah mengalami bersin. Bersin merupakan reaksi spontan tubuh ketika hidung terasa gatal atau mencium bau yang sangat menyengat. Tanpa kita sadari pula saat bersin mata kita selalu terpejam. Menurut Dr. Bonnie Henderson dari pusat kesehatan Mata dan Telinga Massachusetts yang dikutip dari viva.co.id mengatakan, saraf-saraf organ mata dan hidung saling terkait. Mata spontan akan terpejam saat bersin untuk melindungi saluran air mata dan kapiler darah agar tidak terkontaminasi oleh bakteri yang keluar dari membran hidung. Pada saat bersin ternyata kita buka hanya mengalami mata terpejam. Pada saat bersin ternyata jantung kita juga berhenti dalam waktu nol koma sekian detik untuk kemudian berdetak kembali secara normal. Menurut Dr Thomas Graboys, direktur Lown Cardiovascular Research Foundation di Boston yang dikutip dari viva.co.id, bersin memicu perubahan tekanan di dada yang dapat merangsang saraf vagus sehingga denyut jantung melambat. Kondisi inilah yang menjelaskan mengapa bersin membuat jantung berhenti berdetak dalam sekejap. Kita harus selalu mensyukuri kesehatan yang dianugerahkan kepada kita semua. Tubuh kita secara alami memiliki mekanisme-mekanisme alami dalam menangkal kuman, virus atau serangan benda lain yang dapat merusak tubuh.

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Metode Pra Dalam Pemberdayaan Masyarakat

25 Jun 2014 � Drs. Nano Djumadiyono, MM - Bapelkes Cikarang

Konsep pemberdayaan dalam wacana pembangunan masyarakat selalu berkaitan dengan pendekatan kemandirian, partisipatif dan jaringan kerja. Pemberdayaan masyarakat tidak hanya mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, tetapi juga harkat, martabat, rasa percaya diri dan harga diri serta terpeliharanya tatanan nilai dan budaya setempat. Pemberdayaan sebagai konsep sosial budaya yang impelemntatif dalam pembangunan yang berpusat pada rakyat, tidak saja menumbuhkembangkan added vallue ekonomi, tetapi juga nilai-nilai sosial budaya. pemberdayaan masyarakat secara partisipatip melibatkan sejumlah praktisi pembangunan sebagai fasilitator dalam memfasilitasi peningkatan aksesibilitas terhadap sumber-sumber daya yang dikembangkan. Participatory Rural Approah , merupakan metode pendekatan belajar tentang kondisi dan kehidupan pedesaan dari, dengan dan oleh masyarakat desa sendiri. Pengertian belajar di sini, mempunyai arti luas karena meliputi juga kegiatan mengkaji, merencanakan dan bertindak. Tujuan utama metode PRA adalah untuk menghasilkan rancangan program yang lebih sesuai dengan hasrat dan keadaan masyarakat. Lebih dari itu, PRA juga bertujuan memberdayakan masyarakat, yakni dengan kemampuan masyarakat dalam mengkaji keadaan mereka sendiri, kemudian melakukan perencanaan dan tindakan. Prinsip-prinsip dasar penerapan PRA, adalah sebagai berikut : Masyarakat dipandang sebagai subjek bukan objek. Praktisi berusaha menempatkan posisi sebagai ‘insider’ bukan ‘outsider’ Lebih baik mendekati brnar daripada benar-benar salah untuk menentukan parameter yang standar. Masyarakat yang membuat peta, model, diagram, pengurutan, memberi angka/nilai, mengkaji/menganalisa, memberikan contoh, mengidentifikasi dan menyeleksi prioritas masalah, menyajikan hasil, mengkaji ulang dan merencanakan kegiatan aksi. pemberdayaan dan partisipatif masyarakat dalam menentukan indikator sosial (indikator evaluasi partisipatif). Teknik-teknik PRA, adalah : 1. uraian data skunder (analisis data base) ; bertujuan untuk memperoleh informasi awal mengenai sosio demografis, sosio ekonomi, sosio budaya masyarakat. 2. pemetaan prasarana, gedung, ruangan, sumberdaya alam dan lokasi 3. observasi langsung terhadap proses pelayanan sosial ; merupakan metode perolehan informasi yang mengandalkan pengamatan langsung di lapangan, baik yang menyangkut objek, kejadian, proses, dll. 4. analisa pola penggunaan waktu (jadwal sehari-hari.) 5. kalender musim dan profil perubahan 6. diskusi kelompok terarah 7. profil sejarah 8. analisa pola keputusan 9. studi kasus atau cerita tentang kehidupan; digunakan untuk informasi yang sulit dijelaskan dengan statistik, tetapi cukup menolong untuk dapat menggambarkan kondisi dan lingkungan sosial yang spesipik atau unik di masyarakat. 10. bagan hubungan antar pihak; menggambarkan hubungan antar pihak yang terkait dalam kehidupan bermasyarakat, digunakan untuk mengetahui mekanisme vertikal dan horizontal antar sumber sosial yang ada di masyarakat, serta pandangan antar sumber sosial terhadap fungsi sumber sosial. 11. peta mobilitas masyarakat; memperlihatkan lingkup gerak dengan menggambarkan sumber-sumber sosial mana yang diakses masyarakat dalam suatu jangka waktu tertentui. 12. pengurutan kekayaan. 13. bagan alur input-output 14. pengorganisasian masalah   Indikator Keberhasilan PRA dalam perencanaan partisipatif dapat diketahui melalui pengamatan terhadap perilaku masyarakat yang menunjukan keberdayaan dilihat dari beberapa dimensi berikut : 1. Aktualisasi: Ekspresi diri setiap anggota masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, baik pada tahap dialog maupun penemuan dan pengembangan untuk program selanjutnya. Internalisasi penilaian yang merupakan hasil ekspresi diri yang dihargai dan dijadikan pertimbangan keputusan kelompok. 2. Koaktualisasi Eksistensi: Gejala-gejala perilaku yang menunjukan bahwa adanya aktualisasi bersama dalam kelompok atau komunitas atau masyarakat yang berimplikasi pada eksistensi kelompok atau komunitas atau masyarakat dalam mengatasi masalah-masalah sosial dan lingkungan.   Akhirnya, pembangunan masyarakat tetap menjadi tanggungjawab bersama. Kunci keberhasilan dari seluruh strategi yang diterapkan adalah keikhlasan dan kesabaran para praktisi pembangunan, dengan dukungan kejujuran, tidak mustahil keberdayaan masyarakat dan masyarakat yang madani dapat tercapi dengan mudah.   DAFTAR PUSTAKA : 1.  Lembaga Pembangunan Desa Sejahtera (LBDS). 1996. PRA Pelatihan Modul untuk Tenaga Lapangan di Tingkat Kecamatan dan Tokoh Masyarakat. 2.  Chambers, R. 1996. Participatory Rural Appraisal: Memahami Desa Secara Partisipatif. Oxfam – Kanisius. Yogyakarta. 3.  Mikkelsen, B. 2001. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-upaya Pemberdayaan. Yayasan Obor Indonesia. 4.  Soetrisno, L. 1995. Menuju Masyarakat Partisipatif. Kanisius.  Yogyakarta. 5.  Sumaryo Gitosaputro IMPLEMENTASI PRA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Komunitas, Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Volume 2, Nomor 1, Juni 2006

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Antropologi kesehatan

24 Jun 2014 � Drs. Nano Djumadiono - Bapelkes Cikarang

Masalah Kesehatan sangat melekat dengan kehidupan manusia, mulai dari janin, lahir tumbuh kembang hingga tutup usia. Wilayah dengan segala budaya, serta tatanan sosial merupakan tempat hidup dan tumbuh kembang manusia tidak sama sehingga akan berpengarus pada cara pandang masyarakat terhadap kesehatan. Antropologi Kesehatan adalah  disiplin yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosio-budya dari tingkahlaku manusia, terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya disepanjang sejarah kehidupan manusia, yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit pada manusia (Foster/Anderson, 1986; 1-3). Antropologi kesehatan 1  Antropologi kesehatan adalah studi tentang pengaruh unsur-unsur budaya terhadap penghayatan masyarakat tentang penyakit dan kesehatan(Solita Sarwono, 1993) 2   Antropologi Kesehatan mengkaji masalah-masalah kesehatan dan penyakit dari dua kutub yang berbeda yaitu kutub biologi dan kutub sosial budaya. 3  Pokok perhatian Kutub Biologi : Pertumbuhan dan perkembangan manusia Peranan penyakit dalam evolusi manusia Paleopatologi (studi mengenai penyakit-penyakit purba) 4  Pokok perhatian kutub sosial-budaya : Sistem medis tradisional (etnomedisin) Masalah petugas-petugas kesehatan dan persiapan profesional mereka Tingkah laku sakit Hubungan antara dokter pasien Dinamika dari usaha memperkenalkan pelayanan kesehatan barat kepada masyarakat tradisional. Antropologi kesehatan merupakan bagian dari antropologi sosial dan kebudayaan yang mempelajari bagaimana kebudayaan dan masyarakat mempengaruhi masalah-masalah kesehatan, pemeliharaan kesehatan dan masalah terkait lainnya. Istilah “Antropologi Kesehatan" telah digunakan sejak 1963 sebagai sebutan untuk hasil penelitian empiris dan teoritis yang dilakukan oleh antropologis kedalam proses sosial dan gambaran kebudayaan dari kesehatan, kesakitan, dan perawatan yang berhubungan dengan kebudayaan Antropologi kesehatan merupakan bagian dari antropologi yang menggambarkan pengaruh sosial, budaya, biologi, dan bahasa terhadap kesehatan (dalam arti luas) meliputi pengalaman dan distribusi kesakitan, pencegahan dan pengobatan penyakit, proses penyembuhan dan hubungan sosial manajemen pengobatan serta kepentingan dan kegunaan kebudayaan untuk sistem kesehatan yang beranekaragam. Antropologi kesehatan mempelajari bagaimana kesehatan individu, formasi sosial yang lebih luas dan lingkungan dipengaruhi oleh hubungan antara manusia dan spesies lain, norma budaya dan institusi sosial, politik mikro dan makro, dan globalisasi 1  Selama lebih dari 20 abad konsep popular medicine atau folk medicine (pengobatan tradisional) telah familiar baik untuk dokter maupun antropologis. 2  Istilah tersebut dipakai untuk menggambarkan praktek pengobatan masyarakat setempat terutama dengan pengetahuan etnobotani mereka. Selanjutnya, mempelajari pengobatan tradisional menjadi tantangan bagi dunia barat seperti hubungan antara ilmu pengetahuan dengan agama   Daftar Pustaka 1.  Anderson, Foster. (2006). Antropologi Kesehatan. Jakarta : UI Press.. Siregar, Leonard. Antropologi dan Konsep Kesehatan, Jurnal Antropologi Papua,Volume I Agustus 2002. ISSN: 1693- 2099

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Hypnowriting, obat bagi yang membutuhkannya

23 Jun 2014 � dr Arum Wiratri - Bapelkes

Hypnotherapy menawarkan sejuta harapan pada berbagai jenis penyulit sampai menyiapkan sebuah generasi. Berkembanglah menjadi Hypnobirthting ( berguna untuk ibu hamil yang menyiapkan kelahiran anakknya), hypnobreastfeeding (berguna untuk memperlancar ASI bagi para ibu menyusui), Hypnoparenting (berguna bagaimana kita untuk berkomunikasi dengan anak untuk kepentingan mendidik buah hati kita) dan ada lagi yaitu Hypnowriting (bagi penulis ini sangat berguna bagi seseorang untuk “menyembuhkan” dirinya)     Dimulai saat seorang meminta bantuan bahwa dirinya menderita fhobia akan ulat bulu. Dan mulailah sebuah pertemuan yang disepakati untuk menghilangkan fobia tersebut. Dalam tahapan hypnotherapy ada sesi dimana si penderita dan therapis menyetujui “menghapus” objek yang membuat fbobia tersebut diubah menjadi sesuatu yang meyenangkan baginya. Setelah adanya objek baru tersebut biasanya penderita sudah mulai terbiasa memandang sesuatu yang tadinya menakutkan baginya menjadi sesuatu yang menyenangkan baginya. Dan keadaan ini harus dikuatkan agar hal yang menakutkan itu lama kelamaan menjadi hilang, hal ini dilakukan dengan cara menulis dan bercerita. Semakin banyak tulisan atau cerita sesuatu yang menakutkan itu kita sampaikan maka makin kuatlah sugesti kita bahwa sesuatu yang menakutkan tersebut sudah berubah menjadi sesuatu yang menyenangkan. Subhanallah…… Mengingat kembali tentang film Habibi dan Ainun, bagaimana karya besar itu bisa lahir dari seorang BJ Habibi yang tengah dilanda kesedihan karena meninggalnya ibu ainun, betul itu adalah sebuat “obat” untuk pak habibi yang kala itu tengah menghadapi masalah dengan dirinya karena sulit untuk menerima kenyataan atas kepergian ibu ainun. Dengan tangannya beliau menulis dengan tegas dan detail setiap moment yang sudah mereka ciptakan bersama, sehingga timbulah semua untaian kata-kata indah, adegan-adegan yang romantis sampai situasi yang mengharukan. Sungguh dahsyat bukan kekuatan sebuah tulisan itu?? Bagaimana tulisan itu bisa membangkitkan sebuah jiwa yang tengah terpuruk, bagaiman tulisan menjadi obat bagi hati yang tengah kesepian. Subhanallah…. Kisah berikutnya juga nyata tentang betapa kuatnya sebuah tulisan itu. Kehilangan anak seakan merenggut semangat hidup Astuti Parengkuh (42). Selama seminggu ia mengunci diri di kamar, hanya sedikit makan dan tidur. Baru sebulan kemudian kondisinya berangsur pulih. Hingga pada suatu hari Astuti teringat wasiat mendiang anaknya untuk membuat buku.Asa Putri Utami, anak kedua Astuti, meninggal di usia 10 tahun setelah setahun menderita penyakit lupus. Perjalanan Astuti menemani anaknya melawan lupus sebagian ia tuangkan di buku harian, terutama catatan resep obat dan nama-nama dokter yang merawatnya. Tidak heran jika buku Asa, Malaikat Mungilku yang ditulis Astuti bisa dengan rinci menyebut jenis obat yang dikonsumsi Asa. Ingatannya yang tajam juga membuat Astuti mampu membuat deskripsi dalam urutan waktu.Astuti mencoba menulis buku berisi perjalanan hidup Asa dari sudut pandangnya. Kisah itu diawali sejak Astuti menikah, melahirkan, sampai saat kepulangan Asa sehingga buku yang dihasilkannya menjadi semacam memoar.  Selama lima bulan Astuti menuliskan ceritanya sambil teringat kenangannya pada Asa. Ternyata, di luar perkiraan, proses penulisan itu pelan-pelan justru mengobati luka batin Astuti yang dilanda pilu kehilangan anaknya. Saat paling sulit ketika Astuti tiba pada bagian menuliskan menit-menit terakhir kehidupan Asa. Ia menuliskannya sambil berurai mata mengingat pesan-pesan Asa berupa doa kepada orangtua dan kakak adiknya. Meski merasa kurang nyaman karena harus mengingat kembali masa-masa perih itu, pada akhirnya Astuti merasakan damai menyelinap di hati setelah menuangkan segala perasaan ke dalam tulisan. ( dikutip dari kompashealth.com)Subhanallah....   Tunggu apalagi sahabat mari mulai membiasakan diri dengan menulis apa saja yang sahabat inginkan, bukalah semua angan-angan, harapan, ataupun kekecewaan yang ada pada diri kita dengan demikian semakin sering kita menuliskannya, Insya Allah itu semua akan menjadi kekuatan terbesar bagi kita untuk mewujudkannya.

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Kerja Keras Bagi Konselor HIV AIDS dengan ditutupnya Lokalisasi Dolly

18 Jun 2014 � Arum Wiratri - Bapelkes Cikarang

Sosok yang tengah menjadi incaran para media akhir – akhir ini adalah Ir. Tri Rismarisnaharini wanita kelahiran Kediri  52 tahun yang lalu ini adalah walikota Surabaya yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya. Yang menjadi berita besar adalah pada saat kehadirannya di Mata Najwa, saat itu ibu Risma menangis saat ditanyai tentang PSK di Gang Dolly yang berusia 60 tahun dengan pelanggan anak SD, pada saat menghadiri mata najwa  hatinya sudah bulat untuk menutup lokalisasi Dolly.     Akhirnya deklarasi penutupan Lokalisasi Dolly tanggal 18 Juni 2014 kemarin di kumandangkan pada pukul 19.00 di Islamic Center yang dihadiri oleh Walikota Surabaya, Gubernur Jawa Timur dan Menteri Sosial. Banyak warga dolly yang berjaga-jaga menolak ditutupnya Lokalisasi Dolly. Alsan Utama ditutupnya lokalisasi dolly adalah  pencegahan penyebaran HIV/Aids dan perlindungan terhadap anak-anak. Orang yang terinfeksi HIV masih dalam keadaan sehat, tidak ada menunjukan gejala-gejala sakit (seperti orang orang sehat biasa) tetapi orang tersebut sudah berpotensi untuk menularkan HIV/AIDS kepada orang lain melalui hubungan seks, pemakaian jarum suntik yang tidak steril secara bersama-sama. Bila orang yang terinfeksi HIV melakukan tindik tato pada saat fase ini, bila tindik ini tetap digunakan pada orang lain tanpa disterilkan terlebih dahulu maka orang yang berikutnya yang menggunakan tindik tersebut dapat terinfeksi HIV/AIDS. Bila seseorang yang terinfeksi HIV dan melakukan hubungan suami istri dengan istrinya maka istrinya dapat terinfeksi HIV, dan bila istrinya ini mengandung maka anak, yang dikandungnya dapat terinfeksi HIV. HIV dapat ditularkan melalui seks penetratif yang tidak terlindungi. Sangat sulit untuk menentukan kemungkinan terjadinya infeksi melalui hubungan seks, kendatipun demikian diketahui bahwa risiko infeksi melalui seks vaginal umumnya tinggi. Penularan melalui seks anal dilaporkan memiliki risiko 10 kali lebih tinggi dari seks vaginal. Seseorang dengan infeksi menular seksual (IMS) yang tidak diobati, khususnya yang berkaitan dengan tukak/luka dan duh (cairan yang keluar dari tubuh) memiliki rata-rata 6-10 kali lebih tinggi kemungkinan untuk menularkan atau terjangkit HIV selama hubungan seksual. Dalam hal penularan HIV, seks oral dipandang sebagai kegiatan yang rendah risiko. Risiko dapat meningkat bila terdapat luka atau tukak di sekitar mulut dan jika ejakulasi terjadi di dalam mulut. Melihat dari sebuah kebijakan tersebut mulailah terpapar tentang positive dan negative ditutupnya lokalisasi tersebut. Dari sisi kesehatan adalah akan menyulitkan tindakan intervensi kesehatan seksual. Karena begitu ditutup malah banyak yang menyebar ke jalan-jalan, sehingga penyebaran infeksi menular seksual dan HIV-AIDS makin berisiko tinggi. Padahal sebelumnya para PSK tersebut memiliki  Kartu Sehat Khusus untuk ke puskesmas pusat terdekat dengan prioritas, sehingga para PSK harus melakukan kontrol kesehatan seksual secara rutin. Dan bantuan khusus bagi PSK yang positif HIV termasuk infeksi menular seksual tingkat akut yang tidak memungkinkan ia bekerja menjadi PSK lagi. Ibarat memakan buah simalakama penutupan prostitusi Dolly sehingga masih menyisakan banyak pekerjaan rumah yang harus konsisten dan komitmen dalam mendampinginya, disinilah peran kita semua ditantang. Bagaimana harus memutus mata rantai penularan HIV itu sendiri dengan kondisi para PSK tersebut yang menyebar, karenanya hubungan yang baik harus dibina sehingga dapat terintegrasi. Diharapkan dengan ditutupnya dolly maka kita menyelamatkan generasi penerus bangsa.

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Ebola

10 Jun 2014 � Silva - Bapelkes Cikarang

Akhir – akhir ini dunia kesehatan kembali diguncangkan dengan munculnya kembali Virus Ebola. Virus ini pertama kali dikenal pada tahun 1976 oleh Peter Piot. Pertama kali teridentifikasi virus ini saat seorang suster di Zaire sekarang Kongo meninggal akibet terinfeksi virus tersebut. Dari sampel darah yang diperiksa di Antwerpen, Kanada, Peter Piot menemukan keberadaan virus baru. Kemudian Piot menamakan virus ini dengan nama sungai yaitu Ebola, dimana sungai ini mengalir di dekat Desa Yamkubu tempat wabah ini terjadi. Dari penelitian waktu itu, ebola banyak menyerang perempuan berusia 20-30 tahun. Mereka berobat ke klinik ibu hamil. Penularan diduga dari penggunaan bersama jarum suntik. Ebola lalu menyebar ke timur, ke Uganda dan Sudan. http://rumahpengetahuan.web.id/epidemi-ebola-sudah-dirintis-jalan-penyembuhan/  2. Penyeberan  Secara umum, virus ini ada yang menyerang manusia (Ebola-Zaire, Ebola-Ivory Coast dan Ebola-Sudan) dan ada yang hanya menyerang hewan primata (Ebola-Reston). Tidak ada carrier state karena tidak ditemukan lingkungan alami dari virus. Namun dari beberapa hipotesis mengatakan bahwa terjadi penularan dari hewan terinfeksi ke manusia. Kemudian dari manusia yang terinfeksi ini, virus bisa ditularkan dalam berbagai cara. Orang bisa terinfeksi karena berkontak dengan darah dan atau hasil sekresi dari orang yang terinfeksi. Orang juga bisa terinfeksi karena berkontak dengan benda seperti jarum suntik yang terkontaminasi dengan orang yang terinfeksi. Penularan secara nosokomial (penularan yang terjadi di klinik atau rumah sakit) juga dapat terjadi bila pasien dan tenaga medis tidak memakai masker ataupun sarung tangan. Pada primata, Ebola-Reston, menyerang fasilitas penelitian hewan primata di Virginia, AS. Ebola-Reston menyebar melalui partikel udara. http://anugrahgiffariscence.blogspot.com/2011/12/virus-ebola.html  3. Gejala Infeksi ebola dikategorikan amat berbahaya. Diagnosanya pun cukup sulit. Gejalanya mirip dengan penyakit infeksi pada umumnya.Gejala infeksi ebola didahului dengan demam, badan melemah, otot kejang, dan tenggorokan sakit. Selanjutnya, seperti diuraikan WHO, penderita akan muntah-muntah, diare, dan pada beberapa kasus terjadi pendarahan dalam dan luar. Di sisi lain, kondisi penderita amat cepat menjadi parah. Kalaupun dinyatakan sembuh, selama tujuh pekan kemudian masih berpotensi menularkan. Hingga saat ini, ebola baru ditemukan di Afrika meski ada strain lain yang ditemukan di Filipina. Penyakit infeksi ebola, seperti infeksi lainnya, mudah menular. Penyakit ini bisa menular melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, di antaranya kelelawar, simpanse, dan antelop (sejenis rusa). Penularan antarsesama manusia bisa melalui kontak langsung dengan darah yang terinfeksi, cairan tubuh atau organ tubuh, atau melalui lingkungan yang tercemar, misalnya handuk di tempat publik. http://rumahpengetahuan.web.id/epidemi-ebola-sudah-dirintis-jalan-penyembuhan/ 4. Pencegahan Cara utama untuk mencegah Virus Ebola adalah menghindari kontak langsung langsung dengan infeksi Ebola. Petugas kesehatan harus mengambil tindakan perlindungan yang diperlukan. Pastikan untuk mengurangi kontak dengan simpanse, orangutan, kelelawar, babi hutan dan hewan berisiko tinggi lainnya, terutama tidak mengambil tubuh hewan mati atau daging mereka untuk dimasak. Jika Anda tahu seseorang yang terinfeksi virus Ebola, silakan membakar pakaian atau seprai kotor mereka, selimut dan barang-barang lainnya. http://perpustakaanindonesia.com/2014/08/05/virus-ebola-asal-usul-penularan-dan-pencegahan/

Baca Selengkapnya
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37
Jika ada pertanyaan atau aduan klik disini
Halo BC