Semua Berita & Artikel
Kumpulan informasi, berita terkini, dan artikel kesehatan Bapelkes Cikarang
BERITA
Pembukaan Pelatihan Manajemen Pelatihan
Pembukaan Pelatihan Manajemen Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Bapelkes Cikarang Bapak Asep Zaenal Mustofa, SKM, M.Epid
ARTIKEL
Waspada Boraks, Formalin, dan Pewarna Makanan Terlarang
Dibulan Agustus Tahun 2016 ini, Bapelkes Cikarang menyelenggarakan Praktik Kerja Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Tanjung Pinang, salah satu praktik yang dilakukan oleh mahasiswa adalah praktik laboratorium pemeriksaan kandungan kimia makanan seperti boraks, formalin, rhodhamin-B, dan Methanyl Yellow. Sample yang diperiksa diperoleh dari pasar-pasar tradisional, warung, dan toko dilingkungan sekitar yang sangat mudah di dapatkan. Yang menarik adalah beberapa sample terindikasi adanya positif kandungan kimia tersebut. Selengkapnya klik disini
ARTIKEL
Pembukaan pelatihan Pengendali Pelatihan (15 - 20 Agustus 2016)
Senin tanggal 15 Agustus 2016 dilaksanakan pembukaan pelatihan Akreditasi Pelatihan. Pembukaan secara resmi dibuka oleh Kepala Bapelkes Cikarang Bapak Asep Zaenal Mustofa, SKM, M.Epid.
BERITA
Pembukaan PKL Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes RI Tanjung Pinang
Senin 1 Agustus 2016 dilaksanakan pembukaan Praktik Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes RI Tanjung Pinang. Pembukaan diawali dengan laporan ketua Penyelenggara Bapak Isep Priatna, SE, MAP. Dalam laporannya disampaikan bahwa PKL dilaksanakan dari tanggal 01 s.d 28 Agustus 2016 dengan jumlah 56 orang. Jumlah peserta dibagi menjadi 2 angkatan. Setelah selesai mengikuti PKL ini diharapkan mahasiswa mempunyai keterampilan : 1. Praktik pengukuran kualitas udara ambien dan debu 2. Melakukan praktik pendeteksian air bawah tanah dengan metode geolistrik, pengeboran tanah dan perpipaan 3. Melakukan pemeriksaan sanitasi makanan minuman 4. Membuat teknologi tepat guna dibidang kesehatan lingkungan Pembukaan dibuka secara resmi oleh Kepala Bapelkes Cikarang Bapak. Asep Zaenal Mustofa, SKM, MKM
BERITA
Penutupan Pelatihan Akreditasi Pelatihan Angkatan III
Laporan penutupan Pelatihan Akreditasi Pelatihan tanggal 29 Juli 2016 disampaikan oleh ketua penyelenggara Bapak Isep Priatna, SE Pada laporannya disampaikan bahwa proses penyelenggaraan pelatihan berjalan dengan baik. Evaluasi terhadap peserta dilakukan dengan pre test dan post test dengan rata-rata presentasi kenaikan 68,94%. Penutupan Pelatihan Akreditasi Pelatihan Angkatan III ditutup secara resmi oleh Kepala Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang Bapak Asep Zaenal Mustofa, SKM, M.Epid
ARTIKEL
Efek Negatif sinar UV
Indonesia merupakan negara yang dihimpit oleh dua benua yaitu Australia dan juga Asia yang mana Indonesia memiliki hembusan angin dari Asia dan juga Australia. Selain itu negara Indonesia juga dihimpit oleh dua samudra besar yaitu Pasifik dan Hindia. Hal ini yang menyebabkan Indonesia mengalami dua musim yaitu musim panas dan musim hujan di setiap tahunnya. Cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini disebabkan karena pemanasan global sehingga menyebabkan perubahan iklam yang berubah ubah sehingga terkadang musim hujan terjadi lebih sedikit dari musim panas. Matahari yang bersinar di musim panas ini disebut juga dengan sinar Ultraviolet atau kebanyakan orang menyebutnya dengan istilah sinar UV. Sinar UV ini merupakan salah satu bentuk sinar yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari yang menembus atmosfer dan masuk ke bumi. Sinar UV ini tidak dapat dilihat oleh mata namun dapat dirasakan oleh tubuh kita. Ada dua macam sinar UV yang sampai ke bumi kita ini yaitu UVA, UVB dan UVC. UVA merupakan Sinar ultraviolet gelombang panjang, sinar ini tidak dapat dihentikan oleh sebagian besar bahan yang ada termasuk kaca jendela dan awan, Sinar UVA ini tetap ada pada cuaca yang mendung. UVA ini juga dapat menembus ke lapisan dermis (lapisan dalam kulit). Sedangkan UVB merupakan Sinar ultraviolet gelombang menegah yang dapat terhalang oleh bangunan berjendela, pakaian dan awan. Sinar UV-C UV-C memiliki panjang gelombang 320-4 nm. UV-C menimbulkan bahaya terbesar dan menyebabkan kerusakan terbanyak. Namun, mayoritas sinar ini terserap di lapisan atmosfer (ozon). Dengan meluasnya kerusakan lapisan ozon karena pelepasan bahan kimia tertentu ke lingkungan, seperti CFC (Freon) dan lainnya, akan banyak UV-C yang lolos ke bumi dan menimbulkan berbagai dampak yang merugikan bagi manusia Tahukah kamu terdapat efek negatif dari paparan sinar UV terhadap kesehatan? Ada beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan akibat seringnya terkena paparan sinar UV: Kemerahan pada kulit (eritema) dan rasa seperti terbakar Kemerahan pada kulit merupakan suatu bentuk iritasi kulit yang terpapar sinar ultraviolet. Biasanya gejala ini juga disertai rasa gatal pada bagian kulit yang bengkak kemerahan, Selain itu kulit juga terasa seperti terbakar. Menimbulkan penyakit katarak Katarak merupakan satu kerusakan pada mata yang ditandai dengan adanya kekeruhan pada lensa mata. Kekeruhan ini berlangsung perlahan-lahan dan menyebabkan gangguan penglihatan (kabur) bahkan berpotensi menyebabkan kebutaan jika kekeruhan pada lensa terlalu tebal sehingga menghalangi jalan masuknya cahaya. Dapat memicu pertumbuhan sel kanker Paparan sinar UV yang secara langsung dapat menimbulkan terjadinya kerusakan fotokimia pada DNA dari sel – sel yang berada di dalam tubuh. Hal ini akan memicu terbentuknya kanker, terutama kanker kulit. Kerutan dan kurangnya elastisitas pada kulit Sinar UV yang mengenai kulit kita dapat menyebabkan kerutan pada kulit yang merupakan efek samping dari hilangnya elastisitas kulit. Pentingnya menjaga tubuh kita agar tidak terpapar sinar UV negative yang bisa menyebabkan terjangkitnya penyakit yang tidak kita inginkan, berikut tips untuk menghindari efek negatif paparan sinar UV: Terkadang kita tidak dapat mencegah paparan sinar UV ke kulit kita namun sebisa mungkin untuk membatasinya dengan mencari tempat yang teduh, terutama pada jam 10.00 hingga 16.00 karena pada saat itu radiasi UV sangat berbahaya, yakni pada saat matahari sedang terik-teriknya. Jangan merasa aman hanya karena langit mendung. Radiasi UV bisa melewati awan dan kabut Kenakan baju dengan lengan yang panjang, celana panjang, sarung tangan, topi bertepi lebar atau payung bisa kita harus keluar ruangan pada jam yang rawan UV berbahaya Kita juga dapat menghindari permukaan yang dapat memantulkan sinar UV, seperti air, pasir, lantai yang mengkilap dan lain-lain Untuk lebih terlindungi gunakan lotion atau tabir surya dengan SPF minimal 15. Oleskan setiap 2 jam sekali sewaktu berada di luar ruangan. Oleskan ke kulit sekitar 20 menit sebelum terkena sinar matahari, lalu oleskan kembali 20 menit setelah terkena sinar matahari langsung. Untuk yang hoby renang bisa gunakan tabir surya anti air dengan SPF yang tinggi minimal 50 Bayi dan anak-anak juga rentan terhadap sinar UV, kita dapat melindunginya dengan mencegah paparan sinar UV di tempat yang teduh. Tapi hindari penggunaan tabir surya pada bayi Hindari mata terkena paparan sinar UV secara langsung, kita juga bisa menggunakan kaca mata hitam anti UV Minum air putih yang cukup untuk memastikan kelembaban kulit Makan makanan anti oksidan yang dapat menjaga tubuh kita tetap sehat Periksa seluruh kulit setiap 3 bulan untuk mengetahui ada kelainan atau tidak. Mencegah lebih baik dari pada mengobati.... so.... cegah efek negative paparan UV sebelum terlambat..... http://www.bhataramedia.com/forum/mengapa-indonesia-beriklim-tropis/ http://halosehat.com/penyakit/sumber-penyakit/bahaya-sinar-ultraviolet
BERITA
Pembukaan Pelatihan Akreditasi Pelatihan Kementrian Kesehatan RI Angkatan III dan Praktik Mahasiswa Prodi D-IV Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes RI Tanjung Karang
Senin tanggal 25 Juli 2016 dilaksanakan pembukaan pelatihan Akreditasi Pelatihan Kementrian Kesehatan Angkatan III dan pembukaan Praktek Mahasiswa Prodi DIV Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes RI Tanjung Karang di Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang. Pembukaan diawali dengan laporan ketua panitia Penyelenggaraan pelatihan dan Praktik Mahasiswa Bapak Isep Priatna, SAP, MAP. Beliau menyampaikan Dasar Pelaksanaan, Tujuan, Kompetensi, Struktur Program, Metode Pembelajaran, Peserta, Fasilitator, Penyelenggaraan, dan Evaluasi baik evaluasi terhadap peserta, fasilitator maupun penyelenggara Pelatihan akreditasi Pelatihan Kementrian Kesehatan Angkatan III yang akan dilaksanakan dari tanggal 25 s.d 29 Juli 2016. Peserta berjumlah 30 orang peserta berasal dari Bapelkes dan BBPK. Disampikan pula mengenai Praktik Mahasiswa Prodi D-IV Jurusan Kesehatan Lingkungan yang akan dilaksanakan dari tanggal 25 s.d 30 Juli 2016. Pembukaan Pelatihan Akreditasi Pelatihan Kementrian Kesehatan RI Angkatan III dibuka secara resmi dibuka oleh Kepala Bapelkes Cikarang Bapak Asep Zaenal Mustofa, SKM, M.Epid.
BERITA
Penutupan Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kementrian Kesehatan RI Angkatan II dan III Tahun 2016
Hari ini Jumat tanggal 22 Juli 2016 dilaksanakan Penutupan Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kementrian Kesehatan RI Angkatan II dan III Tahun 2016 di Bapelkes Cikarang. Acara penutupan diawali dengan laporan ketua panitia penyelenggara yang diwakili oleh Pengendali Pelatihan Agus Dwinanto, SAP,MM. Dalam laporannya disampaikan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik. Pelatihan diikuti oleh 66 orang peserta yang dibagi dalam 2 angkatan. Pelatihan dimulai dari tanggal 18 Juli sampai dengan 22 Juli 2016. Tanggal 22 Juli dilakukan ujian sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa yang diikuti oleh seluruh peserta. Peserta yang lulus sertifikasi berjumlah 18 peserta dari total 66 peserta atau 27,27% dari total peserta. Acara dilanjutkan dengan penutupan pelatihan yang ditutup secara resmi oleh Kepala Bapelkes Cikarang Asep Zaenal Mustofa, SKM, M.Epid
ARTIKEL
Fakta Mengagumkan Tentang Mata Kita
Mata adalah anugerah Allah yang sangat luar biasa. Banyak hal yang dapat kita ketahui melalui mata kita. Pernahkah kita membayangkan jika mata kita mengalami penurunan fungsi atau bahkan tidak berfungsi?. Jarang sekali kita memberikan perhatian khusus kepada alat indera kita yang sangat unik ini. Ketika mata kita mengalami masalah, baru kita sadar betapa penting dan berharganya organ yang satu ini. Marilah kita luangkan sedikit waktu kita untuk mempelajari MATA ini, maka akan banyak ketakjuban yang kita peroleh. Berikut beberapa fakta menakjubkan tentang mata selengkapnya klik disini