Semua Berita & Artikel
Kumpulan informasi, berita terkini, dan artikel kesehatan Bapelkes Cikarang
Upacara Bendera Memperingati Hari Kemerdekaan RI
Hari ini, Kamis 17 Agustus 2017 Bapelkes Cikarang melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72. Upacara Bendera dihadiri oleh seluruh pegawai Bapelkes Cikarang, perwakilan dari Dharmawanita, perwakilan Purna Bahkti Bapelkes Cikarang, serta Saka Bhakti Husada Bapelkes Cikarang. Adapun petugas upacara adalah pejabat struktural dan Widyaiswara dilingkungan Bapelkes Cikarang, dengan pembina Upacara Kepala Bapelkes Cikarang Bapak Drs.Suherman, M.Kes. Pada pelaksanaan upacara juga dilaksanakan penyerahan surat keputusan Purna Bhakti yaitu Surat Keputusan Pensiun Bapak Sapei, Bapak Prola Wijono Jogyanto, SKM, MM, serta Bapak Sarwo Edi
Penutupan Diklat Kepemimpinan TK.IV Angkatan I Tahun 2017
Jumat, 28 Juli 2017 dilaksanakan penutupan Diklat Kepemimpinan TK.IV angkatan I Tahun 2017. Acara dihadiri oleh Ibu Dedeh Sya’adah, SKM, MKM mewakili Kepala Puslat SDM Kesehatan, Ibu Emmy Amalia, SKM, MPH mewakili Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Kesehatan, para struktural, serta Widyaiswara Bapelkes Cikarang. Laporan pelaksanaan Diklat Pim IV disampaikan oleh kepala Bapelkes Cikarang Bapak Drs.Suherman, M.Kes. Dalam laporannya beliau menyampaikan proses pelatihan Diklat PIM IV yang dilaksanakan dari tanggal 13 Maret sampai dengan 29 Juli 2017 berjalan dengan baik. Pelatihan dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 20 Tahun 2015 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV. Kegiatan yang dilaksanakan pada pelatihan Diklat Pim IV ini diantaranya yaitu Visitasi Pilar-pilar kebangsaan dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2017 yang bertempat di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Benchmarking yang dilaksanakan pada tanggal 25 – 27 April 2017 di Pemerintah Kabupaten Karanganyar - Solo. Lokus benchmarking dibagi menjadi tiga yaitu Badan Keuangan Daerah, Dinas Kesehatan Kab. Karanganyar dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan KB. Keseluruhan materi pelatihan telah disampaikan oleh para fasilitator kepada para peserta dengan baik; Dalam pelaksanaan pelatihan dilakukan evaluasi baik evaluasi terhadap peserta, fasilitator maupun penyelenggaraan. Adapun evaluasi terhadap peserta, berdasarkan rapat tim Evaluasi, peserta yang dapat dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan 1 orang dan Memuaskan berjumlah 25 orang. Peringkat 5 (lima) besar sebagai berikut : Peringkat I : Aang Abu Azhar, S.Kom (Biro Kepegawaian ) predikat Sangat Memuaskan Peringkat II : Dr.Ahmad Muhidin M.Psi (Pusat Analisis Determinan Kesehatan) predikat Memuaskan Peringkat III : Dahlan Choeraon, SKM, MKM (Sekretariat Ditjen Pelayanan Kesehatan) predikat Memuaskan Peringkat IV : dr. Indri Yogyaswari, MARS (Sekretariat Ditjen Pelayanan Kesehatan) predikat Memuaskan Peringkat V : dr. Gotra Saputra (KKP Kelas III Palu) predikat Memuaskan Diklat PIM IV Angkatan I ditutup secara resmi oleh Ibu Dedeh Sya’adah, SKM, MKM Kepala Bidang I, Bidang Analisis Kompetensi dan Kebutuhan Pelatihan, Puslat SDM Kesehatan
BERITA
Halal Bihalal, Menuju Perubahan yang Lebih Baik
Setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang mengadakan acara halal bihalal di lapangan upacara pada saat Apel pagi hari Senin, 03 Juli 2017. Acara dihadiri oleh para pejabat Eselon IV, Widyaiswara dan seluruh pegawai di lingkungan Bapelkes Cikarang. Dalam sambutannya, Kepala Bapelkes Cikarang, Drs. Suherman, M.Kes menyampaikan dengan adanya acara halal bihalal ini diharapkan dapat memberikan perubahan yang lebih baik, saling memaafkan, menjalin tali silaturahmi yang lebih akrab antar Pimpinan dengan seluruh pegawai Bapelkes Cikarang, serta dapat kembali bekerja dengan penuh semangat. Acara diakhiri dengan saling bersalaman dan ramah tamah. (EM)
BERITA
Studi Banding Pembangunan Zona Integritas menuju WBK
Bapelkes Cikarang melaksanakan studi banding ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP I) Kelas I Tanjung Priuk tanggal 30 Juni 2017. Studi Banding ini dilaksanakan untuk menambah wawasan dan pengetahuan Tim Kelompok Kerja Zona Integritas (ZI) Bapelkes Cikarang dalam persiapan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Bapelkes Cikarang. Adapun pertimbangan KKP Tanjung Priuk menjadi tempat studi banding karena KKP Tanjung Priuk merupakan salah satu satker yang telah mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2015, serta dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada tahun 2016 dalam rangka mewujudkan WBK. Acara dimulai dengan pembukaan dari Kepala Bagian Tata Usaha, Ir. Ade Sutrisno, M.Kes, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala KKP Tanjung Priuk, RBA. Widjonarko, SKM, M.Kes sekaligus menyampaikan arahan dan pengalaman terkait pembangunan zona integritas menuju WBK, serta memperkenalkan Tim ZI KKP Tanjung Priuk. Perwakilan dari Bapelkes Cikarang, Agus Dwinanto, SAP, MM selaku Widyaiswara menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, serta juga memperkenalkan Tim ZI Bapelkes Cikarang. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi dengan membentuk kelompok dari masing-masing Kelompok Kerja (Pokja). Pokja Tim ZI Bapelkes Cikarang menanyakan dokumen apa saja yang harus dilengkapi pada saat penilaian. Tim ZI KKP Tanjung Priuk memperlihatkan contoh dokumen penilaian yang harus dilengkapi sesuai dengan komponen pengungkit dari masing-masing Pokja. Suasana cukup santai namun tetap serius, dari hal yang umum hingga ke hal-hal yang cukup detail. Kepala KKP Tanjung Priuk berharap semoga Bapelkes Cikarang pada tahun 2017 ini mendapatkan penilaian yang baik dan meraih sertifikat berpredikat WBK. Acara ditutup dengan penyerahan plakat dan foto bersama. (EM)
Induksi Keselamatan pada Diklat, mengapa tidak?
Pengembangan diri merupakan hal yang tidak terelakkan dalam dunia kerja, khususnya aparatur sipil nasional(ASN). sebagai contoh diklat wajib ynag dilaksanakan awal kali yakni. Diklat Prajabatan. Saat pengangkatan awal untuk mengubah status dari CPNS menjadi PNS, diwajibkan mengikuti kediklatan pra jabatan sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan, kompetensi dan status untuk menjadi pegawai negeri sipil. Diklat adalah sebuah kegiatan yang terstruktur dalam kurun waktu tertentu, yang diikuti sekelomopok orang dengan adanya pembimbing / fasilitator / widyaiswara untuk mengantarkan/mendampingi peserta. Kegiatan dilaksanakan secara bersamaan di ruangan dan waktu yang sama sehingga tercapai tujuan dari diklat tersebut. Prinsip yang dianut dalam diklat adalah andragogi, peserta diklat merupakan orang dewasa yang memliki sumber kemampuan potensi masing-masing seseuai keahliannya, sehingga metoda pembelajaran dalam diklat tidak ada kesan menggurui, karena semua peserta memiliki hak yang sama. Dikutip dari [ http://karyatulisilmiah.com ], terdapat dua pendekatan strategi pendidikan / pelatihan yang dapat dilakukan organisasi, yaitu pendidikan yang dilakukan didalam organisasi tempat kerja pegawai (on the job training) dan pendidikan yang dilakukan diluar tempat kerja pegawai (off the job training). Strategi atau Metode on the job training dilakukan oleh instansi kepada pegawai dengan tetap bekerja sambil mengikuti pendidikan / pelatihan. Kegiatan ini meliputi rotasi kerja dimana pegawai pada waktu tertentu melakukan suatu rangkaian pekerjaan (job rotation). Kegiatan melalui off the job training, yang lekat dilakukan oleh institisusi tertentu yang mempunyai tugas dan fungsi penyelenggaraan diklat seperti Bapelkes Cikarang. Setiap peserta diklat dengan jenis diklat tertentu, misalnya diklkat manajemen penjenjangan, teknis maupun diklat fungsional dapat mengikuti kegiatan diklat sesuai agenda diklat di Bapelkes Cikarang. Menyinggung tentang safety Induction, induksi keselamatan merupakan hal yang lazim dilaksanakan pada industri/organisasi/perusakahaan yang memliki risiko pekerjaan sedang-berat. Industri tersebut anatara lain manufaktur, eksplorasi pertambangan/perminyakan, konstruksi dan industri yang sejenis. Safety conduction merupakan istilah asing, yang menjadi lazim digunakan, secara harfiah artinya pengenalan tentang keselamatan. Namun bila istilah pengenalan keselamatan dijadikan idiom seringkali pesan tersebuat kurang mengena/tidak sampai. Kembali tentang safety induction, artinya adalah : paparan terkait keselamatan kerja di awal masuk bagi karyawan / tamu / kontraktor yang pertama kali datang ke perusahaan tersebut. Tujuan dari ini adalah untuk mengkomunikasikan bahaya-bahaya keselamatan dan kesehatan kerja umum yang terdapat selama pekerjaan/kunjungan mereka sehingga mereka bisa sadar serta bisa melakukan tindakan pengendalian terhadap bahaya tersebut. Hal tersebut perlu di adopsi untuk memulai kebiasaan yang baik terkait keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perkantoran khususnya kediklatan di Bapelkes Cikarang. Untuk memulai sebuah kebiasaan yang baik, alih-alih nantinya menjadi budaya keselamatan, pengenal safety icduction, paparan induksi keselamatan dapat dilaksanakan pada kediklatan. Menurut penulis hal ini akan membawa semangat pembaharuan untuk membawa manfaat bagi peserta dan penyelanggara diklat. Manfaat yang sekiranya dapat meningkatkan keselamatan dan kesehatan bagi area penyelenggara /organisasi, begitu juga peserta diklat menjadi lebih hati-hati dan peduli saat berada di lingkungan Bapelkes Cikarang. Penyampaian induksi keselamatan bisa dilaksanakan saat pemaparan penyampaian awal ketertiban adminstrasi dan akademis. Diperlukan sedikit waktu khusus sekitar 20-30 menit terkait induksi keselamatan: Hal hal yang dapat disampaikan yakni: Area penting di Bapelkes Cikarang, misal aula, ruang makan utama, ruang PPPK, mushola, arena olahraga, toilet dan titik kumpul. Hal yang terkait keselamatan seperti meninggalkan kamar, peserta harus memadamkan listrik kamar, saat menuju ke ruang diklat. Personel yang bertanggung jawab / panitia yang bertugas dalam diklat tsb, contact person sekaligus photonya disampaikan syukur2 yang bersangkutan langsung dikenalkan, untuk memperlancar proses kediklatan. Penyampaian prosedur keselamatan jika terjadi darurat semisal gempa bumi, kebakaran, atau kebanjiran untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesalamatan dan kesehatan di Diklat Cikarang. Pemaparan induksi keselamatan di diklat, menurut penulis perlu diawali untuk selanjutnya menjadi kebiasaan sehingga pembudayaan keselamatan dan kesehatan kerja dapat benar menjadi budaya, tidak hanya menjadi jargon semata. Disarikan secara bebas dari http://karyatulisilmiah.com dan www.katigaku.id (gambar ) https://ryandirahmat.wordpress.com/2016/05/08/mengapa-diperlukan-safety-induction/
BERITA
Pisah Sambut Kepala Bapelkes Cikarang
Rabu, 24 Mei 2017 dilaksanakan acara Pisah Sambut Kepala Bapelkes Cikarang. Adapun acara pisah sambut ini dilaksankan dalam rangka perpisahan dengan Bapak Asep Zaenal Mustofa, SKM, M.Epid yang pertanggal 19 Mei 2017 ditugaskan di Bapelkes Batam, dan menyambut Bapak Drs. Suherman, M.Kes selaku kepala Bapelkes Cikarang yang baru. Acara Pisah sambut dihadiri oleh kepala BBPK Ciloto, Kepala Bapelkes Semarang, Kepala Bagian Program dan Informasi, Sekretariat Badan PPSDM Kesehatan , Ka.Sub Bag Mutasi Kepegawaian Badan PPSDM Kesehatan, komite penjamin mutu, dan pegawai Bapelkes Cikarang.
ARTIKEL
Cara Perhitungan Kebisingan
Suara dihasilkan dari beragam aktifitas makhluk hidup, transportasi, dan hal lainnya dan Kebisingan bisa diartikan sebagai suara yang tidak diinginkan. Sumber kebisingan dapat berasal dari kegiatan manusia seperti penggunaan alat transportasi, aktivitas lalu lintas kendaraan bermotor, peralatan listrik, musik keras, peralatan konstruksi, kereta api bahkan peralatan rumah tangga yang digunakan dan aktivitas industri. Kebisingan memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan manusia. Kebisingan dapat memberikan dampak berbahaya yaitu dapat menyebabkan tuli, gangguan saraf, gangguan mental, masalah jantung, tekanan darah tinggi, pusing, insomnia dan penyakit lainnya. Selengkapnya klik disini
BERITA
Pembukaan Pelatihan Keluarga Sehat Angkatan I di Bapelkes Jogyakarta 15 Mei 2017
Pelatihan Keluarga Sehat Angkatan I (DIPA Bapelkes Cikarang) di Bapelkes Jogyakarta 15 Mei 2017 dibuka secara resmi oleh Direktur Pengawasan Alkes dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Kemenkes Ir. Sodikin Sadek, M.Kes
ARTIKEL
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perkantoran
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perkantoran Selengkapknya klik disini