Logo Kemenkes RI - Bapelkes Cikarang

Semua Berita & Artikel

Kumpulan informasi, berita terkini, dan artikel kesehatan Bapelkes Cikarang

Gambar Berita BERITA

Pelatihan Vaksinantor Covid 19 Provinsi Jawa Barat

07 Oct 2020 � Segarnis Deasy

Rabu, 7 Oktober 2020 dilaksanakan pembukaan pelatihan  Vaksinantor Covid 19 Provinsi Jawa Barat Batch 1 yang dilaksanakan secara daring. Pelatihan diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang dan BBPK Ciloto.  Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Puslat SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan Ibu Hj. OOS FATIMAH ROSYATI, M.Kes.  Kepala Bapelkes Cikarang Bapak Drs.Suherman, M.Kes dalam laporannya menyampaikan bahwa setelah mengikuti pelatihan ini  ini peserta mampu melaksanakan pelayanan kesehatan di Puskesmas sesuai dengan kompetensi dan kewenangan yang dimiliki dengan menjunjung etika profesi pada masa pandemi COVID-19. Peserta pelatihan berjumlah 1094 orang yang berasal dari puskesmas di seluruh provinsi Jawa Barat dibagi dalam 3 kali angkatan penyelenggaraan pelatihan. Untuk angkatan I diikuti oleh 200 peserta, 100 peserta (dilatih oleh BBPK Ciloto) dan 100 peserta (dilatih oleh Bapelkes Cikarang).   Adapun Komposisi Peserta Angkatan 1 ini adalah sebagai berikut : ASAL PESERTA Asal peserta Jumlah Kota Bogor 27 Kabupaten Bekasi 45 Kota Depok 39 Kota Bekasi 20 Kabupaten Bogor 67 Provinsi Jawa Barat 2 JUMLAH 200  Pembukaan pelatihan ditutup dengan doa. 

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Seminar Nasional Peran dan Kinerja Dewan Pengawas Rumah Sakit Bhayangkara Dalam Masa Pandemi Covid 19

09 Sep 2020 � Tini Wartini

Selasa, 8 September 2020  Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri (Pusdokkes) bekerjasama dengan Balai Pelatihan Kesehatan Cikarang mengadakan Seminar Nasional Peran dan Kinerja Dewan Pengawas Rumah Sakit Bhayangkara Dalam Masa Pandemi Covid 19. Seminar nasional diikuti oleh 144 peserta secara virtual. Peserta merupakan seluruh Dewan Pengawas Rumah Sakit Bhayangkara di seluruh Indonesia.   Pada sambutannya Kepusdokkes Polri/Diwakilkan oleh Sespusdokkes Polri Kombes Pol dr. Pramujoko, Sp. F, DMF menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Kepala Bapelkes Cikarang yang telah menginisiasi penyelenggaraan kegiatan seminar peran dan kinerja dewan pengawas rumah sakit bhayangkara dalam masa pandemi covid - 19. Dalam sambutannya disampaikan pula bahwa dewan pengawas selaku pembina dan pengawas terhadap pengelolaan badan layanan umum rumah sakit (BLU RS) tentunya akan banyak bersentuhan dengan lingkungan rumah sakit baik dengan pasien Covid-19 maupun dengan tenaga kesehatan yang ada di Rumah Sakit baik langsung maupun tidak langsung. Hal ini tentu menjadikan Dewan pengawas rentan dengan tertularnya virus Covid-19 ini pada saat melakukan bimbingan, pengawasan dan penilaian kinerja terhadap pengelolaan badan layanan umum RS secara langsung di rumah sakit. Peran dan kinerja dari para Dewan Pengawas tentu tetap diharapkan dapat dilakukan secara optimal meskipun di era pandemi Covid-19. Dengan tetap memperhatikan upaya untuk pencegahan penularan dari virus Covid-19 saat para Dewan pengawas melakukan bimbingan, pengawasan atau penilaian kinerja pengelolaan BLU rumah sakit baik dengan cara online maupun dengan cara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik, yaitu mencuci tangan dengan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak saat berkomunikasi dengan petugas rumah sakit yang dikunjung. Dengan mengucap “Bismilahirohmanirohim”, Seminar Nasional Online. Dengan tema “Peran dan Kinerja Dewan Pengawas RS Bhayangkara dalam masa Pandemi Covid -19” saya nyatakan dibuka secara resmi. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita semua. Aamiin.   Acara dilanjutkan dengan pemaparan tiga pemateri serta diskusi dengan moderator Kasubdit Kesda Bidyankes Pusdokkes Polri Akbp dr. Sri wahjuni. Pemateri pertama DR. Dr. Purwadi, SSt, Mk, MS, MARS menyampaikan materi Laporan dan penilaian Dewan Pengawas RS Bhayangkara Kabidyankes Pusdokkes-POLR, pemateri kedua  kabid APK Puskeu polri Kombes Pol Zulfikar Asmiragani SE, S.Ked, M.Si menyampaikan materi Mekanisme Laporan Keuangan RS Bhayangkara, dan pemateri ketiga Sekretaris Dirjen Pelayanan kesehatan Kementerian Kesehatan  dr. Azhar Jaya, SKM, MARS menyampaikan materi Tugas dan Kewajiban Dewan Pengawas RS.   Seminar nasional ini ditutup secara resmi oleh  Kabid Dewan Pengawas RS Bhayangkara Kabidyankes Pusdokkes-POLRI DR. Dr. Purwadi, SSt, Mk, MS, MARS. Disampaikan harapan kita semua bahwa kegiatan seminar nasional online ini, dapat menambah wawasan dan pemahaman, serta dapat mengimplementasikannya di tempat tugas masing-masing sesuai protokol Kesehatan.   CLOSSING STATMENT Kesehatan Tak Hanya Bicara Kekuatan atau Pola Hidup Bersih dalam Kehidupan Lebih Dari itu, Kesehatan Modal Besar   Hadapi Pandemi yang Tak Tahu Kapan Akan Berkesudahan Dewan Pengawas Atur Strategi Bekerja di Bawah Tekanan Pandemi Pastikan Hak & Kewajiban Pasien Terpenuhi   Semua Kebijakan Tetap di Laksanakan Pelaksanaan Mengikut Protokol Kesehatan Bukan Karna Kita Menyerah Pada Keadaan Namun, Kita Tersadar Sehebat Apapun Manusia Ikhtiar Tetap Tuhan Punya Keputusan                

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Kelas Virtual "Tutorial Pembuatan Video Pembelajaran dalam Metode Pemebelajaran Daring"

27 Aug 2020 � Tini Wartini

Kamis, 27 Agustus 2020 Bapelkes Cikarang mengadakan Kelas Virtual Tutorial Pembuatan Video Pembelajaran dalam Metede Pembelajaran Daring. Acara dibuka secara resmi oleh Ka.Sub Bag TU Bapelkes Cikarang Bpk. Khaerudin, S.Kep, Ners, MKM.  Kegiatan dihadiri 97 peserta melalui Zoom meeting maupun melalui Live Streaming di channel Youtube Bapelkes Cikarang. Peserta merupakan Widyaiswara BBPK/Bapelkes Nasional maupun daerah.   Nara sumber dalam kegiatan ini yaitu Bpk. Ahmad Syafrudin, BC, MP. Nara sumber memaparkan bagaimana membuat video  interaktif yang dapat membantu dalam pembelajaran khususnya pembelajaran daring.

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Peringkat 3 Lamdik Berprestasi Kategori Lembaga Pelatihan Pemerintah Pusat Terakreditasi Pelatihan Teknis dan Fungsional

04 Aug 2020 � Eliza Meivita

Dalam rangka Hari Ulang Tahun yang ke-63, LAN RI  mengadakan Penganugerahan LAN Awards 2020.Dalam kesempatan ini Bapelkes Cikarang meraih Peringkat 3 Lembaga Pelatihan Berprestasi Kategori Lembaga Pelatihan Pemerintah Pusat Terakreditasi Pelatihan Teknis dan Fungsional, setelah sebelumnya masuk nominasi 5 besar dan berjuang kembali dalam tahap presentasi di hadapan Tim Juri dan Panitia dari LAN RI, melalui aplikasi Zoom Meeting.Penghargaan ini tidak akan mungkin diraih tanpa kinerja dari seluruh pegawai Bapelkes Cikarang, dokumentasi kegiatan, serta dukungan dari Seksi Pelatihan Manajemen dan Teknis Non Kesehatan, Seksi Pelatihan Teknis, Seksi Pelatihan Fungsional, para Widyaiswara, dan terutama Sub Bagian Tata Usaha sebagai sub unit sarana prasarana kesehatan lingkungan di Bapelkes Cikarang. Bersama, KITA BISA !!!. Selamat juga kepada Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto yang juga meraih Peringkat 1 Lembaga Pelatihan Berprestasi Kategori Lembaga Pelatihan Pemerintah Pusat Terakreditasi Pelatihan Kepemimpinan dan Pelatihan Dasar CPNS

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Bela Negara Sebagai Semangat Untuk Berjuang Melawan Pandemi Covid 19

20 Jul 2020 � dr.Arum Wiratri

Pengertian bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Selain itu pengertian bela negara adalah sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut. Secara fisik, hal ini dapat diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara tersebut, sedangkan secara non-fisik konsep ini diartikan sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut. Sedangkan menurut Undang – Undang Nomor 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk pertahanan negara pengertian bela negara adalah tekad, sikap, dan perilaku serta tindakan warga negara, baik secara perseorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dan negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia dan Negara dari berbagai Ancaman. Dijelaskan juga dalam kebijakan tersebut dalam pasal 6 menyebutkan bahwa setiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha Bela Negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan Pertahanan Negara, bentuknya berupa a. pendidikan kewarganegaraan; b. pelatihan dasar kemiliteran secara wajib; c. pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau secara wajib; dan d. pengabdian sesuai dengan profesi. Saat ini rasa bela negara harus di hadirkan dan ditingkatkan terlebih dengan kondisi pandemi ini, setiap warga negara harus terpanggil untuk menyumbangkan kontribusinya sesuai dengan profesi yang dimilikinya untuk memberikan perannya. Adapun cara mengamalkan dan membangkitkan nilai nilai bela negara yang terdiri dari a. cinta tanah air; b. sadar berbangsa dan bernegara; c. setia pada Pancasila sebagai ideologi negara; d. rela berkorban untuk bangsa dan negara; dan e. kemampuan awal Bela Negara. Rasa cinta tanah air seharusnya tidak pernah pudar dalam diri warga negara, harus selalu terpaut akan rasa cinta pada negara Indonesia ini. Rasa cinta itu harus dibangkitkan didalam setiap diri warga negara Indonesia. Negara telah memanggil putra putrinya dalam menghadapi pandemik ini untuk berpartisipasi berjuang bahu membahu lintas sektoral. Adapun kasus Covid 19 positif pertama kali di konfirmasi oleh Indonesia adalah tanggal 02 Maret 2020 yaitu pasien nomor 1 yang diduga terjangkit dari WNA Asal Jepang menjadi awal sejarah pandemik itu melanda Indonesia. Sebelumnya juga misi bangsa yang pertama adalah menjemput mahasiswa Indonesia yang tengah belajar di Wuhan yang selanjutnya dilakukan karantina selama 14 hari di Pulau Natuna, hal ini membuktikan bahwa negara melindungi warga negaranya, misi tersebut dilakukan oleh pihak TNI yang bersatu bersama warga negara lainnya multi profesi. Setelah itu Indonesia juga harus mengemban misi selanjutnya adalah terkait ABK kapal pesiar Diamond Princes yang banyak ABK dari Indonesia terpapar dengan Covid 19. Ada beberapa yang dinyatakan positif dan ada yang dinyatakan negatif. Pemerintah menjemput ABK yang negative untuk diterbangkan ke Indonesia yang selanjutnya akan dikarantina di Pulau Sebaru selama 14 hari, proses ini pun tidak lepas dari peran TNI dan para ASN yang memiliki kompetensi di bidangnya sehingga sampai selesai dinyatakan bahwa ABK Diamond Princes dinyatakan bebas dari Covid 19 hingga di lantik menjadi duta imunitas Covid 19 oleh Menteri Kesehatan RI. Sekilas dari paparan diatas bahwa TNI memegang peranan penting didalam mempertahankan keamanan dan stabilitas negara, karena pandemik ini sangatlah mengancam kemanan dan stabilitas suatu negara. Hal tersebut memang tidak dipungkiri karena itulah tugas TNI, tetapi sebagai warna negara Indonesia juga memiliki kewajiban yang sama dalam melakukan bela negara, dalam hal ini melalui pengabdian sesuai dengan profesinya, sesuai yang tertuang dalam Undang-undang No 23 tahun 2019. Hari ini kecintaan warga negara Indonesia dibuktikan dengan dibukanya Rumah Sakit Darurat Covid 19 di Wisma Atlet Kemayoran yang menyiapkan 2000 kapasitas bagi penderita yang melibatkan dari berbagai profesi medis maupun non medis yaitu PPNI, PATELKI, PERSAGI, PARI, HAKLI, PAFI, IPAI, IAI, IDI dan lainnya yang berkolaborasi bersama TNI dan POLRI. Mereka bersatu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan. Marilah semua dari kita berikan kontribusi sesuai dengan peran dan profesi kita untuk menghadapi pandemi ini, sebagai bukti kecintaan kita terhadap negara ini yang merupakan sebuah bukti bahwa kita melakukan bela negara. Salam Tangguh, salam kemanusiaan.

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Seminar Nasional Implementasi Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 pada Adaptasi Kebiasaan Baru di Perkantoran

07 Jul 2020 �

Bapelkes Cikarang mempersembahkan kegiatan Web Seminar berseries  untuk kedua kalinya dengan tema Implementasi Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 pada Adaptasi Kebiasaan Baru di Perkantoran. Kegiatan webinar ini dilaksanakan pada Selasa, 07 Juli 2020 dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan PPSDM Kesehatan yang wakilkan oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta, Bapak dr. Tri Nugroho, MQ.IH. Webinar disiarkan secara daring melalui zoom meeting dan live youtube dengan jumlah partisipan dan viewer mencapai 1000 orang. Webinar series kedua menghadirkan para narasumber yang kompeten diantaranya Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Kementerian Dalam Negeri, Senior Vice President Human Capital Engagement Bank Mandiri dan sebagai pembahas Prof L. Meily Kuniawidjaja Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Kegiatan dibagi kedalam dua panel diskusi. Narasumber pada panel pertama adalah Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, Ibu drg. Kartini Rustandi, M.Kes dan Kementerian Dalam Negeri, Bapak Dr. Edward Sigalingging, M.Si. Sedangkan narasumber pada panel kedua yaitu best practice dari PT. Bank Mandiri yang disampaikan oleh Senior Vice President, Human Capital Engagement Bank Mandiri, Bapak Tonggo Marbun. Beliau menyampaikan apresiasi yang besar kepada Bapelkes Cikarang sebagai lembaga pelatihan yang senantiasa menyelenggarakan pelatihan dan Pendidikan dan mendukung program pemerintah dalam mensosialisasikan panduan upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam masa adaptasi kebiasaan baru. Instansi pemerintah, BUMN, Swasta agar senantiasa menjalankan upaya pencegahan dan pengendalian dalam masa adaptasi kebiasan baru di tempat kerja. Hal ini sebagai upaya preventif bagi pegawai, keluarga dan masyarakat agar tetap dalam kondisi prima. Sehubungan dengan hal tersebut tema hari ini relevan agar tetap produkfit dan aman pada masa kebiasaan baru agar sungguh-sungguh menjalankan protokol kebiasaan baru di tempat kerja. Dilanjutkan dengan penyampaian keynote speech oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Ibu dr. Kirana Pritasari, MQ.IH. Kita telah menjalani pandemi ini selama 4 bulan. Kasus pertama di Depok, sekarang sudah lebih dari 64.000 dan sudah menjangkit di 455 kab/kota. Hal tersebut membebani di RS rujukan dan menambah berat tugas teman-teman di puskesmas selain program yang telah ditetapkan kita juga harus secara khusus melakukan upaya pencegahan kepada masyarakat agar bisa menghentikan rantai penularan covid-19. Kita sudah memasuki fase dimana masa pengaturan jam kerja bagi ASN dan para pekerja informal. Pandemi ini membuat pola hidup berubah tetapi kehidupan harus tetap berjalan. Pemerintah berupaya memberikan dukungan sosial dan tidak akan mencukupi jika pekerja tidak dapat kembali bekerja. Kita harus memiliki pola hidup baru agar bisa kembali bekerja sesuai protokol kesehatan dan harus dipatuhi agar bisa memutus mata rantai penularan. Setiap individu harus menjalankan protokol demi keselamatan kita dan keluarga. Prinsip protokol kesehatan : lebih bersih, lebih sehat dan lebih taat.

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Pembukaan Pelatihan TRAINING OFFICER COURSE (TOC) Angkatan I

29 Jun 2020 � Fahmi Arif, SKM

Senin, 29 Juni 2020 dilaksanakan pembukaan Pelatihan TRAINING OFFICER COURSE (TOC)  Angkatan I yang dibuka secara resmi oleh Kepala Puslat SDM Kesehatan dr. Ahmad Subagjo Tancarino, MARS melalui aplikasi Zoom. Pelatihan diikuti oleh 30 orang peserta. Pelatihan diselenggarakan dari tanggal 29 Juni 2020 s.d 16 Juli 2020. Setelah pelatihan peserta dengan benar mampu : Menjelaskan substansi program pelatihan TOC; Membangun komitmen diri dalam mengikuti pelatihan (Building Learning Commitment) Menjelaskan kebijakan pengembangan kompetensi yang kontekstual; Menjelaskan penerapan etika dalam penyelenggaraan pelatihan; Melakukan reviu indikator etos kerja dalam penyelenggaraan pelatihan; Mengidentifikasi stakeholder dalam rangka koordinasi; Menjelaskan fasilitas pelatihan; Menjelaskan proses dan penerapan administrasi dalam penyelenggaraan pelatihan; Menjelaskan konsep dan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dalam penyelenggaraan pelatihan; Menjelaskan penerapan pelayanan prima sesuai konteks pelatihan; Menjelaskan penerapan protokoler pada program pelatihan; Melaksanakan Studi Lapangan; Mengaktualisasikan kompetensi teknis pelatihan TOC;  

Baca Selengkapnya
Gambar Berita BERITA

Perubahan Tanggal Pelatihan Jabatan Fungsional Bidan

20 Mar 2020 � FITRI ANDAIYANI, S.Tr.Keb

Pemberitahuan perubahan jadwal pelatihan Jabatan Fungsional Bidan di Bapelkes Cikarang. Selengkapnya klik disini

Baca Selengkapnya
Gambar Berita ARTIKEL

Pembelajaran Nasionalisme pada pelatihan dasar CPNS Kemenkes Golongan 3 Angkatan 2 tahun 2019

26 Dec 2019 � Alfred Ariyanto, S.Si, A.pt, MSi

Nasionalisme sangat penting bagi dimiliki oleh setiap ASN, karena menjadi modal dasar dalam menjalankan peran dan fungsinya selengkapnya klik disini

Baca Selengkapnya
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37
Jika ada pertanyaan atau aduan klik disini
Halo BC